Dinkes Papua minta malaria dipastikan aman sebelum penyelenggaraan PON

Dinkes Papua minta malaria dipastikan aman sebelum penyelenggaraan PON

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai. ANTARA/ Musa Abubar

...yang dipertanyakan peserta kontingen dari 33 provinsi bahwa apakah Papua aman atau tidak, bukan soal keamanan tetapi salah satunya aman dari malaria atau tidak,...
Jayapura (ANTARA) - Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai meminta tim kesehatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 agar memastikan malaria aman sebelum pelaksanaan momentum akbar tersebut.

"Khusus untuk malaria itu tempat kami, di rumah kami. Yang dipertanyakan peserta kontingen dari 33 provinsi bahwa apakah Papua aman atau tidak, bukan soal keamanan tetapi salah satunya aman dari malaria atau tidak," kata Aloysius di Jayapura, Rabu.

Bahkan, menurut dia, ada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dari beberapa kabupaten dan provinsi yang bilang coba tiga bulan atau satu bulan sebelum berangkat, ada obat anti malaria supaya bisa diinjeksi semua," katanya.

"Kami sampaikan bahwa tidak, pak Menteri Kesehatan sudah larang, jadi harus dari sekarang pencegahan dengan berbagai kegiatan yang sudah dilakukan," ujarnya.
Baca juga: Kabupaten/kota penyelenggara PON XX diminta kontrol malaria

Oleh karena itu, Aloysius meminta dengan hormat, dengan catatan Panitia Besar PON maupun yang sudah melekat dengan tugas dan tanggung jawab supaya benar-benar jangan lengah.

Menurut dia, betul-betul buat pemetaan semua klaster diempat kabupaten yang menjadi mengikuti PON itu dipastikan sekian mil dari arena pertandingan, benar-benar aman dari malaria, maupun vektor lain.

"Betul betul dipastikan benar benar aman dari malaria, daerah venue pertandingan harus dipastikan aman dari malaria," ujarnya.

"Kita harus pastikan bahwa penyelenggaraan PON XX tahun 2020 di Papua, jauh lebih baik, jauh lebih bermutu dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia," katanya.
Baca juga: Malaria Center dukung Papua sambut PON 2020

Lantaran, lanjut dia, stigma di Papua tidak tahu banyak hal, tidak bisa, tetapi ternyata jauh lebih bisa dan mampu, ini yang harus ditunjukkan.

"Kita tunjukkan pon di Papua jauh lebih baik dan jauh lebih mampu itu yang harus ditunjukkan, karena daerah lain selalu nilai Papua tidak bisa," ujar Mantan Direktur RSUD Abepura ini.

Ia menambahkan, Papua harus juara tapi itu yang bukan dikejar, yang di kejar adalah sukses penyelenggaraan PON XC tahun 2020.

"Persiapan PON sudah pasti setiap hari dievaluasi terus oleh Panitia Besar (PB) PON. Dinas Kesehatan tentunya senantiasa tim mempersiapkan pelayanan kesehatan dengan berbagai cara," tambah dia.
Baca juga: Merauke fokus pemberantasan malaria jelang PON XX

Pewarta: Musa Abubar
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

COVID-19 DKI terkini, pasien sembuh bertambah menjadi 8.036 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar