Uni Eropa - Sulsel jajaki peluang kerja sama berbagai bidang

Uni Eropa - Sulsel jajaki peluang kerja sama berbagai bidang

Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Margus Solnson bersama Sekdaprov Sulsel Abdul Hayat saling menjajaki peluang kerjasama berbagai bidang di Makassar, Rabu,(26/2).ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel

Saya ke sini bertujuan untuk memberi kesan bahwa Uni Eropa siap untuk bekerja sama dengan Makassar dan Sulawesi Selatan, utamanya dalam bidang pendidikan dan lingkungan, pertanian dan kemaritiman, juga perdagangan,
Makassar (ANTARA) - Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Margus Solnson menjajaki peluang kerja sama dengan Sulawesi Selatan (Sulsel), utamanya di bidang lingkungan, pendidikan, pertanian, kemaritiman dan perdagangan.

"Saya ke sini bertujuan untuk memberi kesan bahwa Uni Eropa siap untuk bekerja sama dengan Makassar dan Sulawesi Selatan, utamanya dalam bidang pendidikan dan lingkungan, pertanian dan kemaritiman, juga perdagangan," kata Margus Solnson saat melakukan audiensi ke Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat, di Ruang Rapat Sekprov Sulsel di Makassar, Rabu.

Ia menyebutkan, sebelum melakukan audiensi, dia telah terlebih dahulu mengunjungi beberapa perguruan tinggi dan perusahaan swasta untuk meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan yang harus berpihak pada lingkungan hidup dan sosial. Untuk itu, kata dia, langkah untuk membuka komunikasi dengan pemerintah provinsi dinilai tepat untuk memulai kerja sama dan menerapkan kebijakan yang pro terhadap lingkungan di berbagai bidang.

"Komunikasi seperti ini bagus untuk menjadi landasan kerja sama kita ke depannya. Sama seperti Jakarta yang melalui MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) sering berkunjung untuk membicarakan kerja sama lebih lanjut bersama delegasi-delagasi dari Uni Eropa," sebut dia.

Sekdaprov Sulsel Abdul Hayat dalam diskusi ini menyampaikan, Pemerintah Provinsi Selatan berkepentingan melakukan kerja sama dalam berbagai bidang bersama Uni Eropa. Utamanya dalam bidang yang telah disebutkan sebelumnya.

"Kita ingin ada progres yang kuat terkait aksi yang akan dilakukan ke depan, konkretnya apa yang kita lakukan ke depan, dan menjadi catatan untuk segera kita perluas lebih lanjut," kata Abdul Hayat.

Memasuki masa Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar di dua belas kabupaten/kota, maka pendidikan politik bagi daerah untuk lebih memperkenalkan demokrasi juga dapat melibatkan delegasi Uni Eropa ini.

"Tahun ini kita akan melaksanakan Pilkada serentak di 12 kabupaten kota, yang perlu diberikan informasi terkait bagaimana demokrasi ditegakkan, bagaimana Pemilu yang berkeadilan dan tentu masyarakat perlu proses itu. Tugas kita ini perlu melakukannya," kata Abdul Hayat.

Baca juga: Delegasi UE tertarik kerjasama energi terbarukan dengan Pemprov Sulsel
Baca juga: Pakar: pemerintah harus buktikan Eropa salah soal sawit

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Edukasi keluarga dalam pencapaian target TFR

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar