Formula 1

Trek Formula 1 di Vietnam selesai digarap meski COVID-19 masih ancaman

Trek Formula 1 di Vietnam selesai digarap meski COVID-19 masih ancaman

Para pekerja memasang pagar di sekitar trek yang akan menggelar grand prix Vietnam di Hanoi. (18/2/2020). Reuters/Kham

"Kami siap dan tak sabar lagi menyambut dunia di Hanoi sebentar lagi," kata CEO Vietnam Grand Prix Corporation Le Ngoc Chi seperti dikutip Reuters.
Jakarta (ANTARA) - Pembangunan sirkuit untuk menggelar balapan Formula 1 di Hanoi, Vietnam untuk pertama kalinya telah selesai, demikian pernyataan penyelenggara pada Rabu.

Balapan jalan raya di Hanoi itu akan menjadi seri ketiga di kalender F1 tahun ini, sedangkan seri berikutnya di China dibatalkan karena wabah Virus Corona.

Penyelenggara menyatakan jika 150 meter terakhir dari trek sepanjang 5,6 km yang memiliki 23 tikungan itu, telah diselesaikan pekan lalu di bagian start/finis.

"Kami siap dan tak sabar lagi menyambut dunia di Hanoi sebentar lagi," kata CEO Vietnam Grand Prix Corporation Le Ngoc Chi seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Grand Prix Vietnam digelar sesuai jadwal meski corona bikin gelisah


Sementara itu, Grand Prix China yang sedianya digelar di Shanghai pada 19 April dibatalkan, menyusul pengumuman pada bulan ini karena virus yang telah menewaskan sedikitnya 2.700 orang di China dan menginfeksi 80.000 lainnya.

Kemudian media berspekulasi tentang kemungkinan Grand Prix Vietnam akan terdampak, karena pada Selasa pertandingan kualifikasi bulu tangkis untuk Olimpiade pada 24-29 Maret diumumkan ditunda hingga Juni.

Kementerian Kesehatan Vietnam menyatakan pada Selasa jika 16 orang yang terinfeksi Virus Corona di negara mereka telah disembuhkan dan tidak ada kasus baru muncul sejak 13 Februari.

F1 dan FIA menyatakan akan terus memonitor situasi di kala negara-negara lain melaporkan kemunculan kasus baru.

"FIA akan mengevaluasi kalender dari ajang yang akan datang dan jika diperlukan mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk membantu melindungi komunitas motorsport global dan masyarakat secara umum," kata FIA.

Baca juga: Mercedes tuai kontroversi dengan sistem kemudi baru di tes Barcelona


Stasiun TV Jerman RTL mengumumkan pekan lalu jika mereka akan melakukan peliputan balapan di Vietnam dari jarak jauh karena kekhawatiran terhadap Virus Corona.

Kemudian di Italia, negara kandang Ferrari dan pemasok ban, Pirelli serta Tim Alpha Tauri, terdapat 12 kematian dan 374 kasus berkaitan dengan Virus Corona.

Museum Ferrari di Maranello pun ditutup dan akses ke pabrik tim tersebut dibatasi.

Pekan lalu ketika tes pramusim di Barcelona, McLaren membatasi akses motorhome bagi siapa pun yang kedapatan pernah mengunjungi China dalam dua pekan terakhir.

Baca juga: Mobil F1 2020 lebih gesit, Ocon prediksi banyak rekor sirkuit pecah
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar