NTHU kembangkan pengobatan kanker terbaru

NTHU kembangkan pengobatan kanker terbaru

Dr. Yunching Chen (kiri) dan Tsai-Te Lu dari NTHU baru-baru ini telah mengembangkan pengobatan baru untuk kanker. (Antara/BUSINESS WIRE)

HSINCHU, Taiwan--(Antara/BUSINESS WIRE)--  Tim penelitian yang dipimpin oleh Dr. Yunching Chen dan Tsai-Te Lu dari National Tsing Hua University baru-baru ini telah mengembangkan pengobatan terbaru untuk kanker, di mana pembuluh darah dalam tumor ganas dinormalisasi oleh dengan menyuntikkan sistem nanodelivery yang dikembangkan khusus untuk nitric oxide (NanoNO), yang juga memfasilitasi pengiriman dari obat kanker dan imunosit dalam tumor. Penelitian terobosan mereka baru-baru ini telah diterbitkan di jurnal bergengsi Nature Nanotechnology.

Untuk melihat rilis multimedia selengkapnya, klik di sini: https://www.businesswire.com/news/home/20200226005036/en/

Chen menyamakan struktur badan manusia seperti kota, dan sel kanker seperti kelompok jahat yang menempati lingkungan tertentu. Melepaskan faktor-faktor angiogenesis menginduksi pembuluh darah di sekitarnya untuk memberikan nutrisi yang berkembang sendiri, mencegah sel kanker hypoxic necrosis. Bentuk pengobatan kanker yang saat ini sedang digunakan, seperti kemoterapi dan obat-obat target, terutama bekerja dengan membunuh sel kanker atau tumor pembuluh darah, namun menyebabkan abnormalitas dalam fungsi dan struktur pembuluh darah; bahkan, jika ada sel kanker bertahan dalam pengobatan, akan menjadi kebal, seperti sel-sel jahat yang mengeras, meningkatkan kesempatan untuk kambuh atau metastasis.

Apa yang membuat pengobatan inovatif ini menarik secara khusus adalah menggunakan pembuluh tumor, yang sampai sekarang dianggap sebagai kaki sel kanker. Chen menjelaskan bahwa setelah pembuluh darah tumor dinormalisasi, bisa membantu meningkatkan fungsi obat anti-kanker dan sel imun.

Sambil mempertimbangkan cara untuk menangkal pembuluh darah tumor, Chen mendekati Lu.Lu berkata bahwa oksida nitrat bisa mempromosikan vasodilatasi dari pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah, dan dengan demikian digunakan untuk mengobati kondisi seperti infark miokard dan hipertensi paru. Bagaimanapun juga, karena waktu hidup yang singkat dari oksida nitrat, ini kebanyakan digunakan untuk mengobati gejala akut, dan tidak efektif untuk penyakit kronis seperti kanker.

Tim mengembangkan sistem nanodelivery berbasis polimer yang terdiri dari asam laktat dan asam glikolat untuk menstabilkan biomimetic dinitrosyl iron complex (DNIC) atau kompleks besi dinitrosil biomimetik yang melepaskan oksida nitrat, sehingga memperpanjang waktu di mana molekul oksida nitrat secara efektif dilepaskan dari beberapa menit hingga beberapa hari, memungkinkan mereka menumpuk di jaringan tumor, dan mengembalikan pembuluh darah abnormal menjadi normal. Pada titik ini, obat anti kanker dan sel kekebalan dapat menembus ke dalam tumor, menghancurkan sel kanker dalam satu gerakan.

Imunoterapi menjadi topik utama dalam penelitian pengobatan kanker dalam beberapa tahun, namun mendapatkan imunosit ke lokasi sel kanker menjadi persoalan. Chen mengatakan bahwa timnya telah menggunakan nanocarrier nitrat oksida yang digabungkan dengan imunoterapi untuk menghilangkan tumor hati pada tikus.

Lu mengatakan bahwa pembawa baru untuk oksida nitrat, DNIC biomimetik, dapat dengan mudah disintesis dalam tiga langkah, dan formulasi bisa diselesaikan lebih jauh dengan satu langkah tambahan, membuatnya cocok untuk produksi masal. Tim tersebut telah mengajukan paten di Taiwan dan Amerika Serikat untuk mengembangkan nanocarrier oksida nitrat, dan mereka saat ini sedang menginvestigasi kemungkinan kerjasama dengan rumah sakit domestik dan perusahaan farmasi internasional.

Baca versi aslinya di businesswire.com: https://www.businesswire.com/news/home/20200226005036/en/

Kontak

Holly Hsueh
National Tsing Hua University
(886) 3-5162006
hoyu@mx.nthu.edu.tw

Sumber: National Tsing Hua University

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar