KBRI Seoul buka Posko Aju di dekat pusat kota Daegu

KBRI Seoul buka Posko Aju di dekat pusat kota Daegu

Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi, melepas Tim Aju KBRI Seoul yang berjumlah lima orang. (ANTARA/Dokumentasi KBRI Seoul)

Lokasi posko dipilih berdasarkan diskusi intensif dengan otoritas terkait di Korsel maupun Pemerintah Pusat. Posko Aju akan menjadi pusat bantuan bagi WNI yang berdomisili di Daegu dan Gyeongsangbuk-do,
Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Indonesia di Seoul membentuk Posko Aju sekitar 45 menit dari pusat kota Daegu, guna memberikan pelayanan dengan jarak yang lebih dekat bagi para warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kota Daegu, yang menjadi pusat penyebaran wabah COVID-19 di Korea Selatan.

Dalam pernyataan tertulis dari KBRI Seoul yang diterima di Jakarta, Rabu, Tim Aju yang berada di posko tersebut terdiri atas lima orang perwakilan KBRI, dipimpin oleh Atase Pertahanan, Imam Subekti. Tim tersebut bertugas untuk melakukan koordinasi intensif dengan aparat dan otoritas pemerintah setempat, serta kelompok-kelompok warga Indonesia di Daegu.

“Lokasi posko dipilih berdasarkan diskusi intensif dengan otoritas terkait di Korsel maupun Pemerintah Pusat. Posko Aju akan menjadi pusat bantuan bagi WNI yang berdomisili di Daegu dan Gyeongsangbuk-do,” demikian pernyataan KBRI terkait posko yang berlokasi 53 kilometer dari pusat kota Daegu tersebut.

Posko Aju KBRI Seoul beralamat di Gyeongbuk, Euiseonggun, Bongyangmyeon Ansilgil 7-11 dengan nomor hotline +82-10-3601-9980.

Dengan penyebaran wabah COVID-19 yang masih terus berlangsung, KBRI Seoul membentuk Posko Aju tersebut sebagai bagian dari perluasan upaya perlindungan WNI yang berada di Korea Selatan, termasuk di Daegu, terutama setelah Pemerintah Korsel meningkatkan status kewaspadaan menjadi ‘Red Alert’.

Pemerintah setempat juga telah menetapkan wilayah Daegu dan Gyeongsangbuk-do sebagai Special Care Zones akibat lonjakan jumlah masyarakat yang terjangkit COVID-19.

Untuk merespons terhadap kekhawatiran, KBRI terus menyebarkan berbagai informasi terkait upaya peningkatan kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan COVID-19 melalui berbagai layanan media sosial maupun jaringan komunikasi langsung melalui whatsapp center KBRI Seoul.

Selain itu, KBRI juga menjalin komunikasi erat dengan simpul-simpul dan tokoh masyarakat Mitra KBRI, paguyuban kedaerahan, mahasiswa dan kelompok keagamaan guna yang mempermudah pemetaan kebutuhan WNI.

“KBRI sangat terbantu dengan tingginya semangat kekeluargaan WNI di Korsel,” kata Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi.

Sebagai informasi, berikut sejumlah nomor hotline yang dapat dihubungi WNI yang berada di Korea Selatan:

1. Hotline KBRI Seoul: +82-10-5394-2546

2. Hotline Korea Immigration 7 Service 1345 (Tekan 8 dan * untuk Layanan Bahasa Indonesia).

3. Hotline Posko Aju KBRI Seoul di dekat pusat kota Daegu: +82-10-3601-9980.

Baca juga: COVID-19 merebak di Korsel, KBRI tingkatkan upaya perlindungan WNI
Baca juga: Korea Selatan lakukan uji corona pada semua jemaat gereja di Daegu


Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ada interupsi potong gaji tangani COVID-19 di Paripurna DPR

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar