Polisi tetapkan pemukul sopir ambulans sebagai tersangka

Polisi tetapkan pemukul sopir ambulans sebagai tersangka

Kanit Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan AKP Rickt Pranata, Kamis (27/2/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

terhitung hari ini kita naikkan statusnya terlapor sebagai tersangka
Jakarta (ANTARA) - Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa pengemudi Toyota Cayla, terduga pemukul sopir ambulans di Bintaro dan menaikkan statusnya sebagai tersangka.

"Setelah dilakukan pemeriksaan 1x24 jam, terhitung hari ini kita naikkan statusnya terlapor sebagai tersangka," kata Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan AKP Ricky Pranata, saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis.

Tersangka pemukulan sopir ambulans bernama Syaiful Roman Raygen (49), warga Pinang Mas, Kebayoran Lama, berprofesi pekerjaan swasta.

Tim Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan tersangka di rumahnya pada Rabu (26/2) siang, keberadaan tersangka ditelusuri berdasarkan video rekaman yang viral dan melacak nomor polisi pemilik kendaraan.

Baca juga: Supir ambulans yang dipukul di Bintaro adalah petugas medis

Selain menelusuri keberadaan tersangka, tim Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan juga mencari keberadaan korban dan memintai keterangannya.

Korban sopir ambulan berinisial MN usia 27 tahun berprofesi sebagai petugas medis di fasilitas kesehatan swasta.

Dari hasil pemeriksaan sementara, peristiwa pemukulan tersebut terjadi Selasa (25/2) pukul 14.30 WIB di Jalan Raya RC. Veteran, Bintaro Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Menurur Ricky, pada saat kejadian ambulans sedang membawa jenazah dari rumah sakit menuju rumah duka di kawasan Bintaro.

Baca juga: Polisi belum terima laporan penganiayaan siswa SD di Kebon Manggis

Sesampainya di lokasi kejadian, ambulans yang sedang melaju menyenggol mobil tersangka.

"Informasi dari sopir ambulans, dia berusaha kencang, lurus, namun terlapor posisi lagi main hp. Jadi menyerempet ke kanan, tidak melihat ada ambulans," kata Ricky.

Karena kesal disenggol tersangka lalu menyetop ambulans dan bertindak arogan, meminta SIM dan kartu identitas supir ambulans. Karena tidak diberikan, tersangka lantas memukul wajah korban.

"Mungkin kurang puas si terlapor, sehingga melakukan penyetopan, akhirnya terjadilah. Ditanya SIM tidak nyahut, akhirnya dilakukan pemukulan tersebut," kata Ricky.

Baca juga: Nikita Mirzani jalani sidang perdana dugaan penganiayaan di PN Jaksel

Tersangka memukul wajah korban pada bagian pipi kanan, hingga menyebabkan rasa sakit, saat ini polisi telah melakukan visum terhadap korban di Rumah Sakit Pertamina.

Peristiwa pemukulan tersebut terungkap setelah videonya tersebar di media sosial pada Rabu (26/2).

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, terekam pengemudi mobil jenis Toyota Calya warna hitam dengan plat nomor B 2325 SOD memukul pengemudi ambulans di Jalan perempatan Jalan Veteran Raya dan Jalan Kesehatan Raya, Bintaro, Jakarta Selatan, pada Selasa (25/2) siang.

Baca juga: Seorang ASN di Jaktim dinonaktifkan karena pukul siswa

Hingga berita ini diturunkan tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan dengan status penahanan akan diberikan setelah proses penyidikan selesai dilakukan.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jika terbukti kesalahan lembaga, Gubernur Sumsel tutup SMA Taruna Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar