Jusuf Kalla apresiasi penyelenggaraan KUII VII di Bangka Belitung

Jusuf Kalla apresiasi penyelenggaraan KUII VII di Bangka Belitung

Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (kiri) didampingi Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan usai menjadi pembicara KUII VII di Pangkalpinang,Kamis sore (ANTARA/Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla mengapresiasi penyelenggaraan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, karena lebih terbuka, transparan dan kondusif.

"Saya melihat kongres akbar ulama tahun ini lebih baik," kata Jusuf Kalla usai menjadi pembicara KUII VII di Pangkalpinang, Kamis.

Baca juga: Ketum DMI Jusuf Kalla: Jumlah masjid Indonesia terbanyak di dunia

Ia menyebutkan tingkat keislaman Indonesia terbaik di dunia, karena tidak ada peperangan dan perpecahan umat.

"Coba tunjukkan tingkat keislaman negara-negara di dunia yang lebih baik dibandingkan Indonesia," ujarnya.

Menurut dia jika dilihat umat Islam di Arab Saudi terjadi peperangan, Islam di Kuwait negara tersebut berbentuk kerajaan dan melihat masjid paling ramai ada di Indonesia, ini artinya masalah konflik di negara ini hampir tidak ada.

Baca juga: Menko Polhukam: Umat Islam menjunjung tinggi nilai toleransi

"Perbedaan-perbedaan sikap di Indonesia pasti ada, namun kita tidak melakukan peperangan untuk menyelesaikan perbedaan tersebut," ujarnya.

Ia berharap kongres akbar yang diikuti ribuan umat Islam di Indonesia dan Asia Tenggara ini menghasilkan kesepakatan dan komitmen yang baik untuk kemajuan umat dan bangsa ini.

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan yang mendampingi Jusuf Kalla mengatakan KUII ini dapat mendorong terlaksananya provinsi halal yang dimulai dari produk, industri, dan lokasi halal, yang akan memberikan keyakinan dan kenyamanan bagi masyarakat.

"Halal ini adalah suatu kebutuhan. Saya yakin dan percaya, dengan kehalalan ini in syaa Allah Indonesia akan lebih barokah. Mudah-mudahan dengan apa yang kita lakukan ini, Indonesia dan khususnya Bangka Belitung terbebas dari bala dan bencana," katanya. 

Baca juga: Mahfud MD jadi pembicara di Kongres KUII VII Babel
Baca juga: Din Syamsuddin: "Politik sektarian" terus tampil di Indonesia

Pewarta: Aprionis
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

JK jelaskan kebijakan darurat sipil

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar