Persik Kediri optimistis curi poin di kandang Persebaya

Persik Kediri optimistis curi poin di kandang Persebaya

Pelatih Persik Kediri Joko Susilo (kanan) bersama pemain sayap Persik Dany Saputra saat konferensi pers di kediaman Wawali Surabaya, Jumat (28/02/2020). (ANTARA Jatim/Fiqih Arfani)

Surabaya (ANTARA) - Pemain Persik Kediri Dany Saputra optimistis mampu mencuri poin di kandang Persebaya Surabaya saat menjalani laga perdana Liga 1 musim kompetisi 2020, Sabtu, 29 Februari.

"Persiapan kami sangat bagus untuk bersaing di Liga 1 dan semua pemain siap mencuri poin di Surabaya," ujarnya di sela konferensi pers di Surabaya, Jumat.

Baca juga: Persik pastikan bukan klub musafir saat Liga 1/2020

Laga Persebaya melawan Persik akan dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan disiarkan langsung oleh Indosiar mulai pukul 18.30 WIB.

Ia mengakui Persebaya adalah tim besar dan memiliki materi pemain berkualitas, bahkan juara di turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim 2020, namun ia juga tak akan membiarkan timnya pulang dengan poin hampa.

Baca juga: Manajemen Persik Kediri percepat benahi Stadion Brawijaya

"Saya sudah beberapa kali bertemu Persebaya dengan atmosfer stadion yang luar biasa. Tapi kami tak gentar dan secara mental sudah siap," ucap pemain yang musim lalu membela Persija Jakarta tersebut.

Sementara itu, Pelatih Persik Kediri Joko Susilo mengaku timnya sudah mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi serangan-serangan Persebaya yang bermain di kandang.

Baca juga: Pelatih Persebaya ingatkan pemain tak remehkan Persik Kediri

Ia yakin pemain-pemainnya mampu meredam agresivitas serangan Persebaya, terlebih berbekal pengalaman pertemuan di laga pembuka Piala Gubernur Jatim awal Februari lalu.

"Ini liga 1 yang merupakan kompetisi level tertinggi, sehingga semua harus siap. Persebaya memang tim cukup bagus, tapi tentu kami akan mengimbangi dan mengantisipasinya," kata Gethuk, sapaan akrabnya.

Pada tahun ini, Persik Kediri berstatus sebagai tim promosi usai musim lalu juara Liga 2, serta juara Liga 3 pada tahun 2018.

Baca juga: Persik fasilitasi rumah untuk pemain asing

Nama tim berjuluk "Macan Putih" tersebut juga memiliki sejarah panjang di sepak bola Indonesia, termasuk status penguasa Liga Indonesia dua kali, yakni pada 2003 dan 2006.

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

40 ribu tiket final Piala Presiden ludes

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar