Bola Voli

GJP akui keunggulan Pertamina Energi di laga pembuka putaran kedua

GJP akui keunggulan Pertamina Energi di laga pembuka putaran kedua

Laga pembuka seri pertama putaran kedua Proliga 2020 antara Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim (GJP) melawan Jakarta Pertamina Energi dengan skor akhir 3-0 (25-5, 25-18, 25-12) yang berlangsung di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jatim, Jumat (28/02) (ANTARA Jatim/ Moch Asim)

Gresik, Jatim (ANTARA) - Hadirnya pemain asing di putaran kedua Proliga 2020 tidak membuat tim bola voli putri Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim (GJP) mampu menyapu bersih laga pembuka, dan mereka harus mengakui keunggulan Jakarta Pertamina Energi dengan skor 3-0 (25-5, 25-18, 25-12).

Bertanding di Gelanggang Olahraga (GOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat, pemain asing yang kali pertama diturunkan oleh GJP asal Amerika Serikat (AS), Ayana Jean Whitaker (27) tidak mampu mengangkat performa tim, bahkan di set pertama harus tertinggal jauh dari Pertamina Energi dengan angka 25-5.

Baca juga: GJP targetkan masuk empat besar putaran kedua Proliga 2020

Memasuki set kedua, AJ panggilan akrab Ayana Jean Wahitaker sempat ditarik keluar pada menit awal, dan GJP mampu mengimbangi permainan Pertamina Energi, meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan Wilda Siti Nurfadillah Sugandi dan kawan-kawan dengan angka 25-18.

Di set ketiga, GJP yang diasuh pelatih asal China, Niu Guogang kembali tidak berkutik dan mereka harus puas dengan hasil akhir 25-12 untuk keunggulan Pertamina Energi.

"Kami tetap mengapresiasi permainan anak-anak, karena mereka masih muda. Sedangkan lawan kami adalah atlet-atlet Pelatnas, jadi stamina pemain kami banyak terkuras," kata Niu, dalam konferensi pers usai laga di Gresik.

Baca juga: GJP belum pastikan tambah pemain asing di putaran kedua

Niu berharap pada laga berikutnya melawan BNI 46, anak asuhnya bisa bermain lebih santai dan nyaman, serta mampu mengulang sukses menaklukkan BNI 46 seperti pada putaran pertama di Palembang.

Sementara, AJ mengakui dirinya kurang bisa bekerja sama dengan tim di laga pembuka ini, selain itu pemain lawan juga diakuinya bermain bagus, karena merupakan pemain nasional.

"Saya menyadari, saya kurang maksimal dan pemain lawan lebih bagus, sedangkan pemain kami masih muda-muda," tuturnya usai laga.

AJ tetap mengapresiasi perjuangan teman-temannya dalam pertandingan tersebut dan berharap ke depan bisa lebih baik lagi untuk lawan berikutnya.

Baca juga: Petrokimia Puslatda KONI Jatim tekuk Jakarta BNI 3-2

Dari Jakarta Pertamina Energi, Manajer Tim, Widi Triyoso mengapresiasi atas perjuangan timnya di laga pembuka seri pertama putaran kedua di Gresik.

Ia mengatakan kemenangan ini membuat peluang raihan satu tiket final four Proliga 2020 semakin terbuka lebar, sebab satu kemenangan sangat penting di putaran kedua ini.

"Kami juga berterima kasih atas dukungan semua manajemen Pertamina dan suporter pada sore ini, sehingga kami mampu meraih satu kemenangan yang penting untuk babak selanjutnya," kata Widi.

Baca juga: Tumbangkan BNI, tim putri Pertamina Energi belum terkalahkan

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar