Belanda, Israel temukan kasus kedua infeksi corona di wilayahnya

Belanda, Israel temukan kasus kedua infeksi corona di wilayahnya

WHO ingatkan seluruh negara siaga hadapi COVID-2019. (ANTARA/HO)

Pasien virus corona ini, yang sebelumnya melakukan kontak dengan pasien yang terlebih dahulu terjangkit, didiagnosis teruji positif dan telah dipindahkan ke ruangan perawatan isolasi,
Amsterdam, Yerusalam (ANTARA) - Belanda dan Israel, masing-masing, menemukan kasus kedua infeksi virus corona di wilayahnya pada Jumat, menyusul jangkauan penyebaran wabah yang terus melebar secara global sejak pertama muncul pada akhir Desember 2019 lalu di Wuhan, China.

Satu kasus terbaru di Belanda muncul di ibu kota, Amsterdam, menurut konfirmasi resmi dari kantor kesehatan negara itu.

Kasus tersebut muncul tidak lama berselang dari konfirmasi kasus infeksi pertama di kota Tilburg, wilayah selatan Belanda, pada Kamis (27/2) malam.

Dalam sebuah keterangan, Institut Nasional Kesehatan Masyarakat menyebut bahwa kedua kasus tidak saling terkait. Meskipun begitu, kedua pasien diketahui sempat melancong ke Italia Utara belakangan ini.

Saat ini, keduanya tengah menjalani perawatan isolasi.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Israel menyatakan pasien kedua yang terinfeksi corona sempat melakukan kontak dekat dengan pasien pertama yang dinyatakan positid menderita COVID-19 setelah mengunjungi Italia.

"Pasien virus corona ini, yang sebelumnya melakukan kontak dengan pasien yang terlebih dahulu terjangkit, didiagnosis teruji positif dan telah dipindahkan ke ruangan perawatan isolasi," tulis kementerian dalam pernyataan.

Pekan lalu, dua orang Israel yang positif terjangkit virus corona setelah menumpang kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di pelabuhan Yokohama, Jepang, telah dikarantina di sebuah rumah sakit di Israel.

Sumber: Reuters

Baca juga: Selandia Baru temukan kasus pertama COVID-19
Baca juga: Lithuania laporkan kasus pertama COVID-19
Baca juga: COVID-19 di Eropa, Yunani laporkan kasus pertama

Penerjemah: Suwanti
Editor: Azis Kurmala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Cegah krisis ekonomi, Indonesia gelontorkan tambahan Rp405,1 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar