Maskapai disarankan buka jalur baru setelah penundaan umrah

Maskapai disarankan buka jalur baru setelah penundaan umrah

Menhub Budi Karya Sumadi bersalaman dengan Gubernur Sulawesi Selatan M. Nurdin Abdullah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Jumat (28/2/2020). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel

Kita belum tahu ,namun kita sendiri ingin cepat berakhir
Makassar (ANTARA) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyarankan pihak maskapai penerbangan untuk membuka jalur baru sebagai antisipasi atas penundaan penerbangan umrah ke Arab Saudi.

Menhub Budi Karya Sumadi di Makassar, Jumat, mengatakan keputusan larangan umrah memang pahit dan membuatnya prihatin namun tetap memahami apa yang dilakukan pemerintah Arab Saudi.

"Kita tentunya akan berikan jalan kepada teman-teman 'airline', termasuk dengan penerbangan ke tujuan lain Australia Asia, Barat, India, Pakistan, Banglades, dan sebagainya," ujarnya.

Soal peluang pembukaan jalur penerbangan baru seperti yang disarankan itu, dia mengaku akan membahasnya pada pekan depan.

Selain itu, Kemenhub tetap ingin mengajukan kesepakatan dengan pemerintah Arab Saudi sehingga umrah untuk Indonesia tetap dibuka kesempatannya.

Terkait dengan kapan penundaan itu akan berlangsung, ia mengaku belum mengetahui hal tersebut.

Namun, pihaknya berharap, hal itu bisa segera dicabut dan masyakarat muslim di Indonesia bisa menjalankan kegiatan ibadah.

"Kita belum tahu ,namun kita sendiri ingin cepat berakhir," katanya usai Rapat Pembahasan Tentang Progres Pengadaan Tanah Jalur Kereta Api Makassar-Maros-Pangkep-Pare-Pare di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Jumat.

Baca juga: Menkes hormati putusan Arab Saudi terkait penangguhan umrah
Baca juga: Luhut katakan Menlu masih lobi Arab soal penghentian sementara umrah
Baca juga: Menlu RI pastikan pemulangan jamaah umrah via Turki secepatnya

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Edukasi keluarga dalam pencapaian target TFR

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar