Petugas angkat 33 ton sampah dari lokasi banjir Kramat Jati

Petugas angkat 33 ton sampah dari lokasi banjir Kramat Jati

Personel Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Kramat Jati mengevakuasi sampah berupa puing bangunan dan sampah rumah tangga di RW 11 Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (1/3/2020). ANTARA/Andi Firdaus/am.

Jakarta (ANTARA) - Petugas gabungan mengangkat puluhan ton sampah dari lokasi banjir di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, melalui kegiatan K3 pada Ahad pagi.

"Jumlah sampah yang diangkut hingga Sabtu (29/2) mencapai 33 ton," kata Camat Kramat Jati, Eka Darmawan di Jakarta.

Penanganan sampah usai banjir di Kecamatan Kramat Jati telah dilaksanakan sejak Rabu (26/2) dan ditargetkan rampung Ahad sore.
Sampah yang didominasi barang perabotan rumah tangga yang rusak itu diangkat dari Jalan Dato Tonggara RW 10 dan Jalan Irigasi RW 11.

Baca juga: Antara Interaktif Banjir Jakarta
Baca juga: "Diet" kantong plastik


Pada agenda K3 kali ini, pihaknya melibatkan 50 petugas gabungan dari unsur Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) dan Sudin Lingkungan Hidup. "PPSU 30 orang dan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur 20 orang," katanya.

Sampah yang dikumpulkan petugas kemudian diangkut dengan empat unit dump truk, yang terdiri atas dua unit dump truk besar dan dua unit dump truk kecil.

"Mudah-mudahan sore nanti tuntas supaya sampahnya kita angkut ke Bantar Gebang," kata Eka.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mengejar viral tanpa moral

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar