Migran berbondong-bondong menuju Yunani pascaTurki buka perbatasan

Migran berbondong-bondong menuju Yunani pascaTurki buka perbatasan

Imigran berjalan menuju Pazarkule, Turki yang berbatasan dengan Kastanies, Yunani, di Edirne, Turki, Minggu (1/3/2020). REUTERS/Huseyin Aldemir/wsj/djo (REUTERS/HUSEYIN ALDEMIR)

Bukan saja mereka tidak menghentikan mereka, tetapi mereka membantu mereka,
Kastanies/Lesbos (ANTARA) - Yunani menempatkan perbatasannya dalam keamanan maksimum pada Minggu setelah ratusan migran menggunakan perbatasan yang berpori untuk memasuki negara itu dari Turki.

Ribuan migran mencari jalan masuk menuju Eropa melalui Yunani setelah Ankara melonggarkan pergerakan mereka.

Setidaknya 500 orang telah tiba melalui laut di tiga pulau Yunani yang dekat dengan pantai Turki dalam beberapa jam pada Minggu pagi, kata polisi.

Di daratan lebih jauh ke utara, para migran bergerak menyeberangi sungai ke sisi Yunani di Kastanies. Wartawan Reuters melihat kelompok hingga 30 orang, termasuk seorang ibu Afghanistan dengan bayi berusia lima hari, di sisi jalan, setelah mengarungi sungai beberapa jam sebelumnya.

Turki mengatakan pada Kamis bahwa Ankara tidak akan lagi menahan ratusan ribu pencari suaka di wilayahnya dari mencapai Eropa meskipun kesepakatan bersama dengan Uni Eropa pada tahun 2016.

Perubahan sikap Turki terjadi setelah serangan udara yang menewaskan 33 tentara Turki di sebelah barat laut Suriah di mana Ankara telah mengerahkan pasukan untuk membantu mengamankan perbatasannya melawan gelombang baru pengungsi dari perang saudara Suriah.

Turki mengatakan dana yang dijanjikan oleh Uni Eropa untuk membantunya menangani 3,7 juta pengungsi Suriah yang sudah berada di negara itu lambat tiba; Ankara telah mengancam beberapa kali di masa lalu untuk membuka pintu jika tidak menerima lebih banyak bantuan.

Pengumuman bahwa Ankara telah berhenti membendung para migran di dalam negara itu memicu serbuan langsung ke perbatasannya dengan dengan anggota Uni Eropa, Yunani.

Krisis itu merupakan ujian terberat bagi Yunani sejak krisis keuangan 2015 dan mempertajam ketegangan jangka panjang dengan Turki.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis akan memimpin pertemuan dewan keamanan nasional pada Minggu. Pesan teks otomatis yang dikirim ke telepon seluler di daerah perbatasan utara Yunani mengatakan negara itu telah meningkatkan keamanannya secara maksimal, mendesak orang untuk tidak mencoba masuk.

TV Yunani Skai mengatakan, orang Yunani menggunakan pengeras suara di daerah perbatasan Kastanies untuk memberi tahu para migran, dalam bahasa Inggris dan Arab: "Perbatasan ditutup".


Ketegangan di Perbatasan

Ketegangan meningkat di Kastanies, di perbatasan timur laut Yunani dengan Turki, pada Sabtu setelah polisi antihuru hara menggunakan gas air mata untuk mengusir ratusan migran yang ingin masuk dari Turki.

Sebuah sumber pemerintah Yunani menyebutkan jumlah orang yang berkumpul di perbatasan pada Minggu mencapai 3.000 orang, sementara Organisasi Internasional untuk Migrasi memperkirakan jumlahnya mencapai 13.000.

Beberapa migran melemparkan batu, batang logam serta tabung gas air mata genggam ke arah wilayah Yunani, kata sumber pemerintah Yunani.

"Kemarin ada 9.600 upaya untuk melanggar perbatasan kami, dan semuanya berhasil diatasi," kata Wakil Menteri Pertahanan Alkiviadis Stefanis kepada Skai TV Yunani.

Yunani mengatakan ada kesengajaan di perbatasannya, dan menuduh Turki secara aktif membimbing para migran.

"Bukan saja mereka tidak menghentikan mereka, tetapi mereka membantu mereka," kata Stefanis kepada Skai.

Uni Eropa mengatakan mendukung Yunani dan tetangganya, Bulgaria, yang juga berbagi perbatasan dengan Turki - dalam melindungi perbatasan luar blok 27-negara itu.

Kelompok itu juga mengucapkan belasungkawa kepada Turki atas serangan udara yang mematikan dan mengatakan siap untuk meningkatkan dukungan kemanusiaan.

Sejauh ini tidak ada migran yang mencoba menyeberang ke Bulgaria dari Turki, tetapi ketegangan meningkat di titik-titik persimpangan Turki-Yunani yang "sangat dekat" dengan wilayah Bulgaria, oleh karena itu Sofia telah memperkuat patroli perbatasan terhadap setiap upaya masuk secara ilegal, kata Menteri Pertahanan Krasimir Karakachanov kepada radio nasional.

Yunani adalah pintu gerbang utama bagi ratusan ribu pencari suaka ke Eropa pada tahun 2015 dan 2016. Sudah ada lebih dari 40.000 migran di pulau-pulau Aegean, yang tinggal di kamp-kamp yang sangat padat dan kondisi kotor.

Sumber: Reuters
Baca juga: Bulgaria, Yunani perketat perbatasan cegah imigran masuk
Baca juga: Penjaga pantai Yunani selamatkan 113 migran
​​​​​​​
Baca juga: Yunani terima 41.000 pencari suaka

Penerjemah: Gusti Nur Cahya Aryani
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pembalap Yunani juara etape 3 Tour de Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar