Pintu Air Manggarai berstatus waspada Senin dini hari, kata BPBD

Pintu Air Manggarai berstatus waspada Senin dini hari, kata BPBD

Petugas Dinas Kebersihan DKI Jakarta dengan menggunakan alat berat membersihkan sampah di pintu air Manggarai, Jakarta, Minggu (8/4/2018). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/pras.)

BPBD DKI meminta warga untuk melakukan antisipasi, khususnya di wilayah Gondangdia, Grogol, Kalianyar, Palmerah, Karet Tengsin, dan Kota Bambu Barat.
Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Manggarai mencapai 785 cm dengan status waspada atau siaga III pada pukul 03.00 WIB, Senin.

Informasi kenaikan tinggi muka air itu disampaikan melalui akun resmi Twitter BPBD DKI Jakarta berdasarkan data dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta.

BPBD DKI meminta warga untuk melakukan antisipasi, khususnya di wilayah Gondangdia, Grogol, Kalianyar, Palmerah, Karet Tengsin, dan Kota Bambu Barat.

Selain itu, Kota Bambu Selatan, Menteng, Petamburan dan Tomang.

Terkait dengan kenaikan tinggi muka air di Manggarai itu, BPBD DKI melakukan penyebaran informasi kepada lurah serta warga yang tinggal di bantaran sungai melalui media sosial seperti Twitter, Facebook, laman dan aplikasi percakapan Whatsapp.

BPBD DKI juga menginformasikan kondisi siaga III itu kepada para camat dan lurah melalui grup Whatsapp kebencanaan.

Sementara itu, tinggi muka air di Pos Pantau Pesanggrahan pada pukul 03.00 WIB sudah menurun mencapai 130 cm atau statusnya normal setelah sebelumnya berstatus siaga dengan ketinggian 160 cm.

Baca juga: Hujan guyur Jakarta semalam, Pintu Air Manggarai siaga 2

Baca juga: Anies: Lebih dari 200 RW terdampak banjir

Baca juga: Musim banjir, pemulung Pintu Air Manggarai dapat penghasilan lebih

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tinggi Pintu air Manggarai mengalami penurunan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar