Kapolda Jateng lantik 660 bintara baru

Kapolda Jateng lantik 660 bintara baru

Kapolda Jateng Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel saat melepas tanda pangkat siswa dan memasang tanda pangkat Brigadir Dua Polisi kepada perwakilan bintara remaja dalam acara Upacara Penutupan Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2019/2020 di Lapangan Pengayom, Sekolah Polisi Negara (SPN) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (2/3/2020). ANTARA/Sumarwoto

Sebagai bintara remaja yang merupakan salah satu elemen terdepan dalam berbagai tugas kepolisian, harus mampu menunjukkan kinerja secara optimal..
Purwokerto (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Rycko Amelza Dahniel melantik 660 bintara baru Kepolisian Republik Indonesia di Lapangan Pengayom Sekolah Polisi Negara (SPN) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.

Ke-660 bintara baru yang dilantik itu telah mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2019/2020 selama tujuh bulan di SPN Purwokerto (SPN Polda Jateng, red.) sejak tanggal 6 Agustus 2019 hingga 2 Maret 2020.

Baca juga: Mobil patroli Polsek Tembagapura ditembak KKB, anggota Polri terluka
Baca juga: Aparat TNI-Polri bantu tangani dampak longsor di Gorontalo Utara
Baca juga: KBPP Polri ajak seluruh komponen bangsa jaga NKRI


Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kapolda Jateng, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Idham Azis menyampaikan selamat kepada para bintara remaja yang telah menyelesaikan pendidikan pembentukan bintara Polri dan berhak menyandang pangkat Brigadir Dua Polisi.

"Keberhasilan saudara dalam mengikuti dam menyelesaikan pendidikan, merupakan anugerah Allah SWT yang harus senantiasa saudara syukuri. Ingat pula bahwa keberhasilan saudara menyelesaikan pendidikan ini, tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga, terutama orang tua," katanya.

Oleh karena itu, dia berpesan kepada para bintara baru untuk menunjukkan kepada keluarganya bahwa mereka adalah personel Polri yang berprestasi, senantiasa menjaga kehormatan diri dan institusi, serta menjadi teladan dan kebanggaan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurut dia, apa yang telah dicapai pada hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal pengabdian nyata sebagai insan Bhayangkara.

"Perjalanan saudara masih panjang, sangat banyak tantangan tugas yang akan dihadapi. Oleh karena itu, sebagai bintara remaja yang merupakan salah satu elemen terdepan dalam berbagai tugas kepolisian, harus mampu menunjukkan kinerja secara optimal," katanya.

Saat ditemui wartawan usai Upacara Penutupan Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2019/2020, Kapolda mengatakan 660 calon brigadir Polri yang mengikuti pendidikan di SPN Purwokerto itu dinyatakan lulus semua.

"660 calon brigadir yang hari ini alhamdulillah lulus semua, dilantik menjadi bintara Polri dengan pangkat Brigadir Dua Polisi," katanya.

Ia mengatakan sebagian bintara baru tersebut akan bertugas di Mabes Polri, memperkuat sejumlah Polda di seluruh Indonesia, dan sebagian besar di Polda Jateng.

"Penempatannya tentunya karena ini brigadir remaja, kita akan tugaskan di penugasan polisi umum terutama untuk memperkuat 21 wilayah (yang akan menggelar) pilkada di Jawa Tengah. 21 wilayah itu empat kota dan 17 kabupaten," katanya.

Dalam hal ini, kata dia, para brigadir remaja itu akan ditempatkan di Satuan Sabhara. 

Baca juga: Kapolda Sumbar minta siswa bintara jaga netralitas
Baca juga: OAP calon siswa Bintara Noken di Papua capai 2.407 orang
Baca juga: 480 bintara karir baru TNI AU dilantik

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kapolda Jateng minta jajarannya bentuk tim khusus gangguan keamanan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar