Piala Italia

Juve dan Inter ingin amankan langkah di Piala Italia

Juve dan Inter ingin amankan langkah di Piala Italia

Penyerang Juventus Cristiano Ronaldo menggenggam bola ketika ia merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala Italia melawan AC Milan yang dimainkan di Stadion San Siro, Milan, 13 Februari 2020. (ANTARA/AFP/ISABELLA BONOTTO)

Jakarta (ANTARA) - Juventus dan Inter Milan ingin mengamankan langkah di Piala Italia saat keduanya memainkan pertandingan leg kedua semifinal pada tengah pekan, yang berlangsung di tengah-tengah suasana "kacau" di Liga Italia akibat hantaman virus corona.

Kedua tim yang juga sedang bersaing merebut gelar Liga Italia itu harus menerima nasib disalip oleh Lazio yang merebut pucuk klasemen. Kota Roma, yang merupakan markas Lazio, tidak terkena dampak virus corona, yang telah menewaskan 52 orang di negara tersebut.

Inter, yang akan melawat ke markas Napoli pada Kamis setempat (5/3) berharap dapat membalikkan defisit 0-1 dari Napoli, setelah mereka ditaklukkan tim tamu di San Siro pada leg pertama. Inter belum pernah lagi bermain di Italia sejak dikalahkan Lazio pada 16 Februari akibat virus corona menghantam wilayah Lombardy dan Veneto.

Pertandingan kandang mereka melawan Sampdoria dan laga akhir pekan silam melawan Juve mengalami penundaan. Keputusan menunda pertandingan itu memicu kemarahan CEO klub Beppe Marotta, yang menginginkan agar laga tersebut dimainkan tanpa kehadiran penonton.

Dua pertandingan 32 besar Liga Europa melawan Ludogorets merupakan dua pertandingan yang dapat dimainkan Inter dalam rentang waktu tersebut. Jadwal mereka yang terganggu juga membuat mereka kini turun ke peringkat ketiga di klasemen liga, di bawah Lazio dan musuh bebuyutannya Juventus.

Kebangkitan Napoli di bawah Gattuso

Mereka akan menghadapi lawan berat di Napoli, yang sedang bangkit di bawah asuhan pelatih Gennaro Gattuso yang menggantikan Carlo Ancelotti pada Maret.

Partenopei telah naik ke peringkat keenam di klasemen Liga Italia, dan mereka tampil memukau saat menahan imbang Barcelona dengan skor 1-1 d Stadion San Paolo pada tengah pekan.

Sementara itu, juara bertahan Liga Italia Juventus akan menjamu AC Milan pada semifinal lainnya pada Rabu (4/3), dalam laga yang dapat disaksikan secara langsung oleh para penonton.

Pemerintah Italia mengeluarkan peraturan yang membatalkan semua acara olahraga di wlayah Lombardy, Veneto, Emilia Romagna, dan provinsi Liguria dan Le Marche yang terhantam virus corona sampai 8 Maret. Acara-acara itu masih dapat dilaksanakan namun tidak dapat dihadiri penonton.

Baca juga: Juve lawan Inter direncanakan dimainkan pada 9 Maret

Baca juga: Laga Juventus vs Inter Milan resmi ditunda akibat virus corona


Peraturan itu juga melarang para penggemar dari sejumlah wilayah untuk melakukan perjalanan tandang.

Juventus mengumumkan bahwa hanya para penggemar dari wilayah-wilayah yang tidak dilarang pemerintah Italia yang diizinkan bertandang ke Turin (di wilayah Piedmont) untuk menyaksikan pertandingan.

Mereka akan menghadapi Milan yang satu-satunya kekalahannya pada 2020 adalah saat melawan Inter pada laga derby bulan lalu, dan hanya kurang beruntung sehingga bermain imbang 1-1 pada leg pertama.

Performa pasukan Maurizio Sarri belakangan memang menurun yang membuat mereka takluk dari Napoli dan Hellas Verona, namun La Vecchia Signora tetap akan difavoritkan melaju ke laga puncak.

Kekalahan 0-1 mereka dari Olympique Lyon di Liga Champions telah menimbulkan pertanyaan perihal masa depan Sarri, dan seandainya Milan mencapai final dengan kemenangan pertama mereka di Allianz Arena, tuntutan untuk memecat sang arsitek tim akan lebih nyaring lagi.

Jadwal pertandingan leg kedua Liga Italia (dalam WIB, hasil leg pertama dalam kurung)

Kamis, 5 Maret
02.45 Juventus vs AC Milan (1-1)

Jumat, 6 Maret
02.45 Napoli vs Inter Milan (1-0)

Baca juga: Ronaldo bandingkan laga Inter vs Juve dengan "El Clasico"
Baca juga: Juventus perpanjang kontrak Szczesny hingga 2024
Baca juga: Milan tantang Juventus di semifinal setelah lewati hadangan Torino

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar