Antisipasi kriminalitas, Polri turunkan personel di pusat perbelanjaan

Antisipasi kriminalitas, Polri turunkan personel di pusat perbelanjaan

Ilustrasi orang mengenakan masker demi menghindari terinfeksi jenis baru virus corona atau 2019-nCoV (Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menurunkan personelnya di pusat perbelanjaan untuk melakukan pengamanan menyusul masuknya virus Corona ke Indonesia yang dapat menimbulkan panic buying atau belanja berlebihan.

"Kami sudah minta kepada anggota untuk turun ke lapangan memantau khususnya tempat-tempat perbelanjaan," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo usai bertemu Menko Polhukam Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa.

Baca juga: Pejabat disarankan lakukan komunikasi publik untuk menenangkan

Menurut dia, pengamanan di pusat-pusat perbelanjaan, baik di pasar tradisional maupun di supermarket untuk mengantisipasi terjadinya tindakan kriminal karena di beberapa tempat terjadi peningkatan aktivitas jual beli.

"Memang beberapa wilayah kita monitor aktivitasnya lebih meningkat dari biasanya," kata Listyo.

Mantan Kadiv Propam Polri ini tidak merinci lebih jauh berapa jumlah personel yang diturunkan untuk melakukan pengamanan.

"Kita akan terus melaksanakan pengamanan, menjaga dan menurunkan anggota di lapangan agar jangan sampai eskalasinya menjadi tidak bagus. Jangan sampai terjadi hal-hal kemudian berdampak kepada aksi-aksi bersifat kriminalitas," katanya.

Baca juga: Akademisi ingatkan pentingnya cuci tangan cegah Covid-19

Baca juga: Ridwan Kamil imbau warga jangan panik borong masker dan sembako

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polri tangkap tersangka penjual data pribadi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar