Bulu tangkis

Cegah penyebaran corona, PBSI ketatkan pengawasan di Pelatnas Cipayung

Cegah penyebaran corona, PBSI ketatkan pengawasan di Pelatnas Cipayung

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti memberikan keterangan terkait persiapan tim Indonesia jelang turnamen Indonesia Open 2019 di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (26/6/2019) (Cornea Khairany)

Jakarta (ANTARA) - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mulai melakukan pengawasan ketat di lingkungan Pelatnas yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur guna mencegah penyebaran virus corona.

“Mulai hari ini, kami melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi seluruh atlet, pelatih, staf dan karyawan yang keluar masuk area Pelatnas PBSI Cipayung. Aturan ini juga berlaku bagi seluruh tamu yang berkunjung ke sini,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti melalui siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.

Tak hanya pemeriksaan suhu tubuh, dia mengatakan di lingkungan Pelatnas PBSI juga akan dilakukan sosialisasi mengenai cara mencuci tangan yang benar. Seluruh penghuni dan tamu pun diimbau agar selalu menjaga kebersihan.

Baca juga: 11 pebulu tangkis Indonesia lolos Olimpiade 2020 Tokyo

“Semua yang ada di sini, termasuk staf dan karyawan akan diberikan informasi lagi mengenai bagaimana cara cuci tangan yang benar, bagaimana menjaga kebersihan dan sebagainya. Ini demi kebaikan bersama, jadi harus dilakukan,” ungkap Susy.

Menurut dia, peraturan tersebut diberlakukan mengingat banyaknya aset negara yang harus dijaga dan dilindungi, yaitu atlet-atlet. Peraturan tersebut juga sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Selain para penghuni dan tamu di Pelatnas, pemeriksaan juga kami lakukan bagi atlet maupun pelatih yang baru pulang bertanding dari luar negeri. Kami harus memastikan mereka semua sehat dan dalam kondisi yang baik,” ujar Susy.

Baca juga: Dibayangi corona, tim bulu tangkis tetap bertolak ke All England

Baca juga: Dua turnamen bulu tangkis Eropa ditunda terkait virus corona


Lebih lanjut, dia menuturkan bukan hanya atlet dan pelatih yang baru pulang bertanding dari luar negeri, tetapi atlet dan tim ofisial yang akan berangkat mengikuti pertandingan juga akan dibekali dengan masker serta cairan pembersih tangan atau hand sanitizer.

“Sebelum berangkat, kami bekali semuanya dengan masker dan cairan pembersih tangan secukupnya. Kami juga terus mengingatkan mereka supaya selalu menjaga kebersihan diri, sering cuci tangan. Selain itu, mereka juga harus minum vitamin supaya kondisi badan tetap bugar,” ujar Susy.

Baca juga: Virus corona, BWF harap tak ada pembatalan turnamen Super 1000

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

70 persen tiket Indonesia Masters 2020 dijual langsung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar