Menkes sebut kecemasan bisa pengaruhi imunitas tubuh

Menkes sebut kecemasan bisa pengaruhi imunitas tubuh

Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Telekomunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menggelar diskusi membahas isu aktual di Indonesia, Jakarta, Selasa (3/3/2020). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa kecemasan dan kekhawatiran dapat memengaruhi imunitas tubuh sehingga rentan terkena  COVID-19.

"Bukan hanya Germas (gerakan masyarakat hidup sehat), juga hati pikiran kita. Namanya psikoneuroimunologi. Kalau kita mendapat persepsi dan hal-hal yang salah terus, membuat kita khawatir, cemas, imunitas tubuh kita juga ikut turun," kata Menkes usai menggelar diskusi tingkat menteri terkait isu aktual, terutama terkait COVID-19, di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Menkes: jaga imunitas dan pola hidup bersih cegah terinfeksi virus

Ia mengatakan upaya untuk menjaga hati dan pikiran tetap tenang adalah upaya paling baik dalam mencegah kemungkinan terjangkit COVID-19.

Ia kembali mengimbau masyarakat agar tidak panik tetapi tetap waspada dengan selalu berperilaku hidup bersih dan sehat.

"Karena itu yang paling penting," katanya.

Upaya menjaga kesehatan tersebut dapat dilakukan dengan terus menjaga imunitas tubuh untuk terhindar dari kemungkinan terkena COVID-19.

Baca juga: Spesimen dua WNI positif COVID-19 diperiksa kembali 5 hari lagi

"Nomor satu untuk bisa mencegah, terhindar dari COVID-19 yang utama adalah menjaga imunitas tubuh," katanya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi secara cukup dan melakukan gerakan perilaku hidup bersih dengan mencuci tangan seusai beraktivitas.

Selain itu, ia juga menyarankan penggunaan masker bagi orang-orang yang sedang sakit. Sebaliknya, orang yang sehat tidak disarankan menggunakan masker, kecuali saat harus melakukan tindakan-tindakan di rumah sakit yang mengharuskannya menggunakan masker untuk menjaga sterilitas.

Baca juga: Menkes: Tidak semua orang kontak langsung menjadi sakit
Baca juga: Menkes: Yang pakai masker itu yang sakit
Baca juga: Dua kasus Covid-19 akan dijadikan sampel riset untuk temukan vaksin

Pewarta: Katriana
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menkes apresiasi rendahnya angka kematian COVID-19 di Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar