Bulu tangkis

Atlet pelatnas PBSI diimbau tak ke mal di tengah wabah virus vorona

Atlet pelatnas PBSI diimbau tak ke mal di tengah wabah virus vorona

Suasana latihan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (7/5/2019). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Jakarta (ANTARA) - Atlet pelatnas PBSI di Cipayung diimbau untuk sementara waktu menghindari pusat keramaian seperti mal sebagai upaya pencegahan tertularnya virus corona atau yang resmi disebut COVID-19 yang kini sudah masuk ke Indonesia.

"Ya itu (virus corona) kita tidak bisa cegah ya. Yang penting diri sendiri saja menjaga kesehatan dan menjaga ketahanan tubuh," ujar pelatih ganda campuran Richard Mainacky di Jakarta, Selasa.

"Kami sekarang memberi tahu kepada atlet untuk menjaga kondisi, makan yang bagus, dan jangan ke ma dulu. Untuk antisipasi saja," katanya menambahkan.

Baca juga: Cegah penyebaran corona, PBSI ketatkan pengawasan di Pelatnas Cipayung

Selain itu, PBSI juga mulai melakukan pengawasan ketat di lingkungan Pelatnas Cipayung untuk mencegah penyebaran virus corona semakin meluas.

Upaya yang dilakukan antara lain rutin melakukan cek suhu tubuh atlet, pelatih dan staf serta menganjurkan semua orang yang berada di sana untuk menjaga kebersihan dan rajin mencuci tangan.

Indonesia melalui Presiden Joko Widodo sebelumnya telah mengumumkan kasus pertama virus COVID-19 pada Senin (3/3). Ada dua pasien yang sudah positif terinfeksi virus corona yang kini masih dirawat intensif di RSPI Sulianti Saroso.

Baca juga: Virus corona, BWF harap tak ada pembatalan turnamen Super 1000

Virus corona yang mulai mewabah ke berbagai negara di Asia dan Eropa itu tak lantas membuat tim bulu tangkis membatalkan keikutsertaannya pada beberapa turnamen kualifikasi Olimpiade 2020 yang masih akan berlangsung hingga akhir April nanti.

Terdekat, mereka akan bertolak ke Inggris pada Sabtu (7/3) malam untuk mengikuti turnamen Super 1000 All England 2020 yang berlangsung 11-15 Maret.

Selanjutnya masih ada empat kejuaraan tersisa, yaitu Swiss Open 17-22 Maret, India Open 24-29 Maret, dan Malaysia Open 31 Maret-5 April, dan Singapore Open 7-12 April.

Baca juga: Dibayangi corona, tim bulu tangkis tetap bertolak ke All England
Baca juga: Dua turnamen bulu tangkis Eropa ditunda terkait virus corona
Baca juga: Bebas dari virus corona, China siap kembali bertanding

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

70 persen tiket Indonesia Masters 2020 dijual langsung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar