Wakil ketua MPR sinyalir ada pihak ingin Papua tetap tidak aman

Wakil ketua MPR sinyalir ada pihak ingin Papua tetap tidak aman

Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. ANTARA/Evarukdijati

Jayapura (ANTARA) - Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, mensinyalir ada kelompok atau pihak yang ingin agar Papua tetap dinyatakan tidak aman. "Memang ada pihak yang ingin agar image Papua tidak aman," kata politisi partai NasDem itu kepada ANTARA, di Tembagapura, Rabu.

Ia katakan, "Kami sangat percaya masalah itu dapat diatasi dengan bahu-membahu semua pihak. Aparat keamanan pasti bisa menyelesaikannya." 

Baca juga: Hasil kunjungi Papua, Menko Polhukam: Situasi aman dan kondusif

Kehadiran rombongan MPR di Tembagapura, kata dia, membuktikan daerah ini aman sekaligus sebagai bentuk dukungan kepada semua pihak. "Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia sehingga kami sebagai wakil rakyat akan selalu mendukung agar terciptanya situasi yang aman, " kata dia.

Terkait sering terjadinya gangguan keamanan, dia menyatakan, gangguan yang terjadi bisa saja merupakan pihak yang ingin memprovokasi apakah itu bagian dari KKB atau partisipan pro kemerdekaan.

Baca juga: Bamsoet yakin keamanan Papua kondusif hingga PON XX

"Saya yakin bisa diatasi karena rakyat Papua juga sudah merasakan hasil pembangunan khususnya pada era Presiden Jokowi, " kata Moerdijat.

Ia menyatakan, menetapkan Papua sebagai tuan rumah PON XX/2020 juga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membangun Papua.

"Berbagai permasalahan yang terjadi diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga pembangunan yang saat ini sedang digalakkan benar-benar dirasakan masyarakat Papua," kata dia.

Baca juga: Bupati Jayapura memuji kinerja TNI-Polri dalam mengawal demokrasi

Sebelumnya Selasa (3/3) rombongan MPR melakukan kunjungan kerja ke Wamena dan Sentani untuk melihat langsung perkembangan pembangunan rumah dan ruko bagi warga korban kerusuhan Wamena dan Stadion Papua Bangkit.
 

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Stok beras di Papua dan Papua Barat aman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar