Pulang umrah satu warga Kapuas Hulu dalam pantauan petugas kesehatan

Pulang umrah satu warga Kapuas Hulu dalam pantauan petugas kesehatan

Ketersediaan masker di Apotek Kita Farma Putussibau kosong. (ANTARA/Teofilusianto Timotius)

Jangan panik berlebihan
Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Diponegoro Putussibau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Poltak menyatakan pihaknya baru menerima pasien demam dan batuk yang baru saja pulang Umrah dari Jedah, Mekkah.
 
"Pasien tersebut masih belum bisa dipastikan positif COVID-19, karena masih menunggu hasil pemeriksaan," kata Poltak P Sianturi, kepada ANTARA di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Rabu.
 
Disampaikan Poltak, untuk saat ini kondisi pasien masih stabil, namun masih dalam pemantauan petugas kesehatan dan tidak perlu dicemaskan.
Menurut dia, petugas kesehatan di Rumah Sakit Putussibau hanya mengantisipasi saja karena pasien tersebut baru datang dari luar negeri.
 
Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk tidak khawatir dan panik berlebihan, karena pasien masih dalam pantauan petugas kesehatan.
 
"Jangan panik berlebihan apa yang beredar di masyarakat ada pasien terkena virus corona itu tidak benar, pasien memang demam, batuk pilek sepulang dari Jeddah, untuk itu pasien masih dalam pemantauan," tegas Poltak.

Baca juga: KBRI Kuala Lumpur kawal proses pemulangan 560 jamaah umroh
 

Pewarta: Teofilusianto Timotius
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar