Rusia tuding Turki gagal penuhi perjanjian zona demiliterisasi Suriah

Rusia tuding Turki gagal penuhi perjanjian zona demiliterisasi Suriah

Presiden Rusia Vladimir Putin (ka) berjabat tangan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (ki) dalam sebuah konferensi pers gabungan menyusul pembicaraan Rusia-Turki di resor Laut Hitam Sochi, Rusia, 22 Oktober 2019. (ANTARA FOTO/Sergei Chirikov/Pool via RUETERS/File Photo/aww/cfo)

Moskow (ANTARA) - Rusia pada Rabu menuding Turki gagal memenuhi kewajibannya terhadap perjanjian pembentukan zona demiliterisasi di Provinsi Idlib, Suriah dan malah membantu para petempur.

Kantor Berita RIA, yang mengutip juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, menyebutkan bahwa kubu pertahanan "pelaku teror" telah bergabung dengan pos terdepan Turki di Idlib, mengakibatkan serangan harian terhadap pangkalan udara Rusia Hmeimim di Suriah.

Turki mengumpulkan sejumlah pasukan di Idlib sama dengan divisi mekanis, yang melanggar hukum internasional, kata juru bicara Rusia.

Juru bicara militer Turki tak langsung dapat dihubungi untuk berkomentar.

Tuduhan Rusia muncul menjelang pertemuan Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden Vladimir Putin di Moskow pada Kamis.

Mereka diharapkan berupaya mengurangi ketegangan, yang nyaris mengantarkan Turki dan Rusia ke dalam konfrontasi langsung militer.

Sumber: Reuters

Baca juga: Rusia kepada Turki: Kami tak jamin keselamatan pesawat Anda di Suriah
Baca juga: Erdogan minta Putin menyingkir dari Suriah

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumsel datangkan 9 heli pengebom air dari Rusia dan AS

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar