Wajib cuci tangan jadi langkah SMPN 156 tangkal Corona

Wajib cuci tangan jadi langkah SMPN 156 tangkal Corona

Kepala Sekolah SMPN 156 Johar Baru Ujang Supriana mendampingi siswanya untuk mencuci tangan sebagai langkah menjaga kebersihan diri dari virus Corona, Rabu (4/3/2020) (ANTARA/Livia Kristianti)

Sekarang kita biasakan setiap murid yang datang harus cuci tangan
Jakarta (ANTARA) - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 156 mewajibkan para siswanya untuk rajin mencuci tangan sebagai langkah pencegahan virus Corona (covid - 19) di lingkungan sekolah.

"Kalau hari biasa anak-anak cuci tangan jarang lah. Paling pas mau jajan aja kali. Sekarang kita biasakan setiap murid yang datang harus cuci tangan," kata Kepala SMPN 156 Ujang Supriana, saat ditemui di kantornya, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu.

Ujang mengatakan pihaknya menyiapkan sabun di setiap sarana wastafel yang ada di sekolah, agar seluruh warga sekolah lebih mudah untuk mencuci tangannya.

Ada 16 wastafel yang merupakan fasilitas sekolah yang terdiri dari empat lantai itu.

Baca juga: Walikota Jaksel benarkan sekolah liburkan siswa terkait Corona

"Pokoknya kita siapkan (sabun cuci tangan), agar siswa-siswa itu lebih rajin menjaga kesehatan," kata Ujang.

Selain itu, Ujang mengatakan kegiatan Salat Zuhur berjamaah juga turut membantu murid-murid memiliki kebersihan lebih terjaga.

"Dari salat berjamaah itu, anak-anak kan juga berwudu. Itu termasuk membantu mereka menjaga kebersihan," kata Ujang.

Hingga saat ini, Ujang mengatakan tidak ada murid ataupun warga sekolah lainnya yang mengalami sakit ataupun batuk pilek sejak diumumkan adanya dua pasien Corona di Indonesia.

"Anak-anak ya sehat semua. Tidak ada yang izin. Mereka tetap beraktivitas seperti biasa. Panas atau pun hujan mereka sudah dikasih tau jangan main, tetap saja main sambil hujan-hujanan di tengah lapangan,"kata Ujang.

Baca juga: Cegah corona, MRT Jakarta mulai periksa suhu penumpang

Untuk diketahui, dua orang yang berasal dari Depok dinyatakan positif terkena virus Corona pada Senin (2/3).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk tim Tanggap Covid 19 sebagai bentuk antisipasi dan penanganan kasus Corona untuk di Ibu Kota.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang juga mengimbau seluruh sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penyebaran virus Corona di kawasan sekolah.

Baca juga: Sebuah sekolah di Jakarta liburkan siswa selama 14 hari

"Mengimbau kepada warga sekolah untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih sehat, seperti cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengonsumsi makanan dengan menu bergizi dan seimbang, melakukan aktivitas fisik seperti biasa dan istirahat cukup," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dalam surat edaran untuk seluruh Kepala Sekolah di Jakarta.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Anies Baswedan penuhi panggilan Polda Metro Jaya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar