Tingkatkan ekspor, Kemendag jajaki pasar-pasar baru

Tingkatkan ekspor, Kemendag jajaki pasar-pasar baru

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (dua kanan) saat menghadiri Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (4/3/2020). ANTARA/Sella Panduarsa Gareta/pri.

kita berupaya ekspansi ekspor untuk meningkatkan neraca perdagangan supaya surplus
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan bahwa Kementerian Perdagangan akan terus menjajaki negara-negara baru tujuan ekspor untuk menggenjot kinerja ekspor sekaligus menekan defisit neraca perdagangan.

“Semua negara kan kita berupaya ekspansi ekspor untuk meningkatkan neraca perdagangan supaya surplus. Di tengah interdependensi yang semakin menguat, dan juga adanya sekarang dampak corona, kita tidak boleh stop,” katanya pada rapat kerja Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu.

Jerry menyatakan, adapun negara-negara yang dibidik sebagai salah satu tujuan ekspor baru yakni Tunisia, Turki, hingga Chili.

Kendati demikian, Kemendag berupaya menjalin hubungan baik dengan berbagai negara guna melebarkan aktivitas perdagangan dengan negara-negara itu.

Dia menambahkan bahwa akan mengunjungi Tunisia dalam satu hingga dua bulan mendatang.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa dalam kunjungannya ke Turki beberapa waktu lalu, ia bertemu dengan wakil menteri perdagangan Turki dan bersepakat untuk merealisasikan perjanjian perdagangan tahun ini.

“Kami bersepakat merealisasikan perjanjian dagang ini melalui kalau tidak September atau Oktober, dalam waktu dekat ini,” ujar Jerry.

Di saat bersamaan, Jerry juga terus mengejar akan perjanjian kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa atau Indonesia Uni Eropa CEPA dapat segera diimplementasikan.

“Karena saya memimpin itu perundingannya, saya dengan salah satu komisioner dagang pertemuan di Brussels, Belgia, dan kami bersepakat untuk merealisasikan perjanjian pada akhir tahun,” ujar Jerry.

Selain itu, Jerry juga mendorong seluruh pelaku usaha untuk memanfaatkan kerja sama ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Australia, mengingat perjanjian tersebut telah tandatangani.

“Nah ini kan pemerintah memfasilitasi. Tapi pada akhirnya para pelaku usaha dan para pengusaha yang akan mencoba untuk memetik manfaatnya, contoh produk-produk elektronik dengan Australia, dairy product, lalu produk bahan baku industri,” ujarnya.



Baca juga: Kemendag konsisten perluas ekspor ke pasar nontradisional
Baca juga: Kemendag ungkap strategi tembus pasar negara ekonomi baru
Baca juga: Kemendag minta daerah tingkatkan kualitas produk ekspor


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

China ekspor lebih dari 50 miliar masker

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar