Google apresiasi rencana Indonesia bangun data center

Google apresiasi rencana Indonesia bangun data center

Ilustrasi data center (ANTARA/Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Google mengapresiasi rencana pemerintah Indonesia untuk membangun data center, pusat data di dalam negeri, demi mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan perlindungan data pribadi.

"Kita sangat menghormati kebijakan pemerintah dan sangat mendukung," kata Country Director Google Cloud Indonesia, Megawaty Khie, di Jakarta, Rabu.

Google menyatakan kerja sama dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika selama ini berjalan dengan baik, mereka saat ini terlibat pembahasan terkait rencana pembangunan data center tersebut.

Pemerintah melalui Kominfo berencana membangun data center di empat wilayah di Indonesia yaitu Bekasi, Batam, Manado dan ibu kota negara baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartengara di Kalimantan Timur.

Baca juga: CEO Microsoft sambut rencana investasi data center Indonesia

Baca juga: RUU Data Pribadi, Kominfo siapkan Integrated Data Center


Kominfo menilai sangat penting bagi Indonesia untuk memiliki integrated data center, pusat data terintegrasi demi mengelola data-data pemerintah.

Presiden Joko Widodo pekan lalu mengumumkan perusahaan teknologi Microsoft tertarik menggelontorkan dana untuk pembangunan pusat data di Indonesia. Presiden sudah bertemu dengan CEO Microsodt Satya Nadella saat kunjungan ke Jakarta pekan lalu.

Setelah bertemu Microsoft, pemerintah menargetkan untuk membuat regulasi sederhana dalam kurun waktu seminggu.

Nilai ekonomi digital Indonesia pada 2015 lalu mencapai 8 miliar dolar Amerika Serikat, jumlahnya meningkat menjadi 40 miliar dolar AS pada 2019.

Indonesia pada 2025 diperkirakan memiliki valuasi ekonomi digital sebesar 133 miliar.

Baca juga: Layanan "cloud" dan pusat data Lintasarta dinilai terbaik

Baca juga: Menkominfo: Pemerintah siapkan Panja RUU PDP

Baca juga: Menkominfo sampaikan lima prinsip RUU PDP di DPR

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ini cara Google batasi hoaks soal COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar