Basarnas Babel operasi SAR gabungan pencarian empat nelayan hilang

Basarnas Babel operasi SAR gabungan pencarian empat nelayan hilang

Tim SAR Gabungan tengah mempersiapkan pencarian nelayan Sungailiat yang diduga hilang di perairan pulau Dua, Belinyu ANTARA/ Kasmono

Pangkal Pinang (ANTARA) - Basarnas Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, secara resmi membuka operasi "Search and Rescue (SAR)" gabungan untuk melakukan pencarian empat orang nelayan Sungailiat, Bangka yang dinyatakan hilang sekitar perairan Pulau Dua.

Kepala Basarnas Bangka Belitung, Fazzli melalui siaran pers, Rabu mengatakan dibukannya operasi SAR gabungan yang melibatkan dari unsur BPBD Kabupaten Bangka, Polair Polda Babel dan Polres Bangka serta pihak terkait lainnya termasuk melibatkan nelayan setempat.

"Tim SAR gabungan akan melakukan pencarian dan pertolongan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP)," jelasnya.
Baca juga: Percepat cari nelayan hilang, SAR Pangkalpinang terjunkan kapal cepat

Dikatakan, dalam operasi SAR gabungan dengan memapelkan dan melakukan E-Broadcast kepada seluruh kapal yang berada di perairan radius 20 Nautical Mile dari perkiraan lokasi terakhir posisi kapal yang diketahui.

Dalam operasi SAR tersebut, kata Fazzli pihak Polair Polda Bangka Belitung akan menerjunkan satu unit helikopter BO 105 untuk melakukan pencarian melalui udara.

Dia mengatakan, tim SAR gabungan dibuka setelah sebelumnya mendapat laporan dari Andri pemilik kapal penangkapan ikan KM. Jihan Sakira yang gunakan oleh empat orang nelayan masing-masing, Agus Salim (42), Muhardir Ridwansyah (19), Hanavi (20) dan Febry (21).
Baca juga: Basarnas Maumere kerahkan tim SAR cari nelayan hilang

Dalam laporannya, Andri menyampaikan bahwa keempat nelayan yang menggunakan kapal penangkapan ikan KM. Jihan Sakira kapasitas e gross tone, berangkat melaut dari pelabuhan perikanan pada tanggal 20 februari 2020 , pukul 09.00 WIB menuju daerah penangkapan "fishing ground" pulau Dua.

Pada tanggal 23 februari 2020 pukul 11.00 WIB sesuai informasi laporan, nelayan lainnya melihat KM. Jihan Sakira di sekitar dermaga Tuing Belinyu namun hingga sekarang Km. Jihan Sakira "Lost Contact" di perairan pulau tersebut.

Fazzli mengatakan, data "Person On Board" (POB), KM. Jihan Sakira terdiri dari empat orang yang saat ini dilakukan pencarian, kemudian ciri fisik kapal cat putih list biru , panjang kapal 12 meter dengan lebar 2,4 meter.

Dia mengimbau jika ada nelayan atau kapal yang melalui jalur pulau Dua dan mengetahui atau bertemu KM. Jiran Sakira, untuk segera menginformasiikan jke call center kami 115.
Baca juga: SAR Gunung Kidul mencari nelayan hilang di Pantai Grigak

Pewarta: Kasmono
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar