Joe Biden dorong Wall Street melonjak, Dow reli lebih dari 1.100 poin

Joe Biden dorong Wall Street melonjak, Dow reli lebih dari 1.100 poin

Bursa saham Wall Street. ANTARA/Reuters

Kami percaya sentimen pasar positif didasarkan setidaknya sebagian pada hasil Super Tuesday
New York (ANTARA) - Bursa Wall Street melonjak pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi), terutama didorong oleh kemenangan Joe Biden dalam pemilihan pendahuluan Super Tuesday calon presiden Demokrat, dengan Dow Jones naik lebih dari 1.100 poin, ketika sektor perawatan kesehatan memimpin kenaikan.

Indeks Dow Jones Industrial Average melambung 1.173,45 poin atau 4,53 persen, menjadi ditutup di 27.090,86 poin. Indeks S&P 500 melonjak 126,75 poin atau 4,22 persen, menjadi berakhir di 3.130,12 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 334,00 poin atau 3,85 persen, menjadi 9.018,09 poin.

Baca juga: Wall Street turun tajam, meski Fed pangkas suku bunga darurat

Semua dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir menguat, dengan sektor perawatan kesehatan melambung 5,81 persen, melampaui sektor-sektor lainnya.

Kemenangan besar yang dicatat mantan Wakil Presiden AS Joe Biden selama pemungutan suara Super Tuesday meningkatkan saham-saham perawatan kesehatan, menurut para ahli.

"Kami percaya sentimen pasar positif didasarkan setidaknya sebagian pada hasil Super Tuesday," kata analis di UBS Global Wealth Management dalam sebuah catatan pada Rabu (4/3/2020).

"Biden mendukung pembangunan Undang-Undang Perawatan Terjangkau, yang kemungkinan akan menguntungkan industri," kata mereka, dikutip dari Xinhua.

Di bagian data, pekerjaan sektor swasta AS meningkat 183.000 pekerjaan dari Januari ke Februari, perusahaan data penggajian Automatic Data Processing (ADP) melaporkan pada Rabu (4/3/2020).

Indeks nonmanufaktur AS tercatat 57,3 persen, naik 1,8 poin persentase dari angka Januari 55,5 persen, kata Institute for Supply Management (ISM). Angka di atas 50 persen dipandang positif bagi perekonomian.

Ekuitas AS telah mengalami fluktuasi besar hari ini. Dow anjlok lebih dari 780 poin pada Selasa (3/3/2020) terlepas dari penurunan suku bunga darurat Federal Reserve, menyusul kenaikan hampir 1.300 poin di sesi sebelumnya.

Bank sentral AS pada Selasa (3/3/2020) menurunkan kisaran target untuk suku bunga dana federal sebesar 50 basis poin menjadi 1,00 persen-1,25 persen di tengah kekhawatiran Covid-19.

Baca juga: Bursa saham Inggris berakhir menguat untuk hari ketiga berturut-turut
Baca juga: Bursa saham Jerman menguat, indeks DAX 30 terangkat 1,19 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar