Polres Jakarta Utara gerebek timbunan 60 ribu masker

Polres Jakarta Utara gerebek timbunan 60 ribu masker

Masker tidak sesuai standar dan tanpa izin edar yang disita jajaran petugas Anggota Polda Metro Jaya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Rabu (4/3/2020). ANTARA/HO Ditresnarkoba Polda Metro Jaya/am.

Dalam penggerebekan itu polisi mengamankan dua orang
Jakarta (ANTARA) - Penyidik Polres Metro Jakarta Utara menggerebek dua lokasi yang diduga sebagai gudang penimbunan masker dan mengamankan lebih dari 60 ribu masker.

"Ada sekitar 60 ribu lebih masker yang kita amankan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Pol Budhi Herdi Susianto saat dikonfirmasi, Kamis.

Budhi mengatakan dua lokasi tempat polisi mengamankan masker-masker itu berada di Jakarta Utara dan di Jakarta Pusat.

"Satu di Pademangan, satu pengembangan di Jakarta Pusat," ujarnya.

Dalam penggerebekan itu polisi mengamankan dua orang terkait kasus masker tersebut. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara.

"Ada dua tersangka ya," kata Budhi.

Baca juga: Mahasiswi timbun persediaan masker untuk bantu biaya kuliah
Baca juga: Polrestro Jaksel cek ketersediaan masker untuk cegah penimbunan
Baca juga: Masker mulai langka di sejumlah apotek Jakarta


Polda Metro Jaya dalam beberapa hari terakhir telah melakukan penindakan terhadap oknum-oknum yang mencoba mengeruk keuntungan dari keresahan masyarakat terkait isu virus corona (Covid-19).

Antara lain menggerebek pabrik masker ilegal di gudang yang dijadikan pabrik masker di Kawasan Pergudangan Central Cakung Blok i No.11 Jalan Raya Cakung Cilincing KM 3, Rorotan Cilincing Jakarta Utara.

Lalu menggerebek sebuah gudang di Jalan Marsekal Surya Darma, Neglasari,Tangerang, lantaran diduga menjadi lokasi penimbunan masker dan menyita 287 dus berisi masker.

Kemudian pihak kepolisian menyita 350 dus masker dalam penggerebekan sebuah apartemen di bilangan Grogol, Jakarta Barat.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar