Pelindo III pastikan kapal pesiar MV Viking tak singgah di Surabaya

Pelindo III pastikan kapal pesiar MV Viking tak singgah di Surabaya

Ilustrasi: Pengunjung "Surabaya North Quay" di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menikmati pemandangan berlatar belakang kapal pesiar MS Viking Orion. (ANTARA Jatim/ Hanif Nashrullah)

Setiap kapal asing sebelum masuk ke pelabuhan wilayah Indonesia pasti seluruh penumpangnya diperiksa oleh petugas dari dinas kesehatan
Surabaya (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) memastikan kapal pesiar MV Viking Sun tidak singgah di Surabaya, Jawa Timur, setelah adanya surat penolakan dari pemerintah kota setempat dengan alasan untuk mencegah penularan Virus Corona atau Covid-19.

Vice President Corporate Communication PT Pelindo III Wilis Aji Wiranata di Surabaya, Jumat, mengatakan kapal pesiar berbendera Norwegia dengan jumlah kru sekitar 400 orang serta 800 penumpang itu sebelumnya singgah di berbagai negara, dan menurut jadwal sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Jumat pagi ini.

"Kemarin kami menerima surat penolakan kunjungan kapal pesiar MV Viking Sun dari Pemerintah Kota Surabaya," katanya kepada wartawan di Surabaya, Kamis.

Memang, Wilis menjelaskan, saat tiba di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), diinformasikan terdapat dua penumpang kapal pesiar MV Viking Sun yang dinyatakan suspect atau diduga tertular Covid-19, setelah sebelumnya singgah di Australia.

Baca juga: Wali Kota Semarang larang Viking Sun bersandar di Tanjung Emas

Dua penumpang MV Viking Sun yang diinformasikan suspect Covid-19 itu terdeteksi oleh petugas dari Dinas Kesehatan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat yang memeriksa di atas kapal sebelum masuk ke pelabuhan.

"Setiap kapal asing sebelum masuk ke pelabuhan wilayah Indonesia pasti seluruh penumpangnya diperiksa oleh petugas dari dinas kesehatan dan kantor kesehatan pelabuhan atau KKP. Jadi di alur, petugas dari KKP naik ke atas kapal untuk ngecek kesehatan satu persatu penumpang. Kalau dinyatakan clear, baru diperbolehkan masuk ke pelabuhan," katanya.

Namun, menurut Wilis, di Labuhan Bajo permasalahan penumpang MV Viking Sun yang diinformasikan suspect Covid-19 sudah bersih  dan bahkan telah diterima oleh Pemerintah Provinsi NTT.

Kapal pesiar MV Viking Sun diketahui sebelumnya berlayar dari Darwin, Australia, serta menjalani rute tujuan Labuhan Bajo dan Semarang, Jawa Tengah. Setelah mendapat kepastian kunjungannya ditolak di Surabaya, rencananya akan singgah di Bali.

Sepanjang tahun 2019, terdata sebanyak 124 unit kapal pesiar berkunjung di berbagai pelabuhan wilayah kerja PT Pelindo III. Sementara untuk tahun 2020, PT Pelindo III telah menerima konfirmasi kunjungan sebanyak 79 kapal pesiar. MV Viking Sun tercatat sebagai kapal pesiar kelima yang tahun ini singgah di sejumlah pelabuhan wilayah kerja PT Pelindo III.

Baca juga: Viking Sun akhirnya bersandar di Tanjung Emas untuk isi logistik

Pewarta: A Malik Ibrahim/Hanif Nashrullah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

375 penumpang Viking Sun pilih tinggalkan Bali via jalur udara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar