TPID Kepri waspadai inflasi akibat kenaikan harga bawang putih

TPID Kepri waspadai inflasi akibat kenaikan harga bawang putih

Dokumen: Bawang putih dijual di Pasar Induk Caringin Kota Bandung. (Foto Adinda Valisha)

Terdapat risiko kenaikan harga beberapa komoditas ke depan yang perlu diwaspadai
Batam (ANTARA) - Tim Pengendali Inflasi Daerah Kepulauan Riau mewaspadai dampak kenaikan harga bawang putih yang berpotensi meningkatkan laju inflasi daerah itu pada Maret 2020. 

Wakil Ketua TPID Kepri Musni Hardi K Atmaja di Batam, Jumat, menyatakan hingga kini harga bawang putih masih tinggi, seiring dengan keterbatasan pasokan dari sentra pemasok.

"Terdapat risiko kenaikan harga beberapa komoditas ke depan yang perlu diwaspadai," kata Musni Hardi K Atmaja.

Baca juga: Bawang putih dorong inflasi Februari Jember lampaui Jatim dan nasional

TPID menyebutkan hingga kini harga bawang putih masih tetap mahal karena stok terbatas. 

Ia menyebutkan stok bawang putih terbatas akibat musim tanam yang mundur karena musim kemarau yang berlangsung lebih panjang serta pengaruh stok impor yang masih terbatas.

Pasokan bawang putih impor di Batam, banyak didatangkan dari China.

Selain bawang putih, potensi kenaikan harga daging ayam ras dan telur ayam ras juga perlu dicermati.

Baca juga: Bawang putih picu inflasi 0,44 persen di Sulsel

Kenaikan harga daging dan telur ayam ras, seiring dengan upaya pemerintah untuk memperbaiki harga khususnya di tingkat peternak dan konsumen.

Risiko inflasi Maret 2019, juga muncul dari peningkatan harga aneka rokok, sesuai implementasi kenaikan cukai tembakau dan Harga Jual Eceran (HJE) tahun 2020.

"Kenaikan harga emas perhiasan diperkirakan masih berlanjut seiring dengan tren kenaikan harga emas dunia," kata dia.

Baca juga: BPS: Inflasi di Sumut didorong kenaikan harga bawang putih

Meski begitu, TPID memperkirakan inflasi pada Maret 2020 masih terkendali.

"Dengan koordinasi dan upaya pengendalian inflasi yang dilakukan melalui TPID diperkirakan inflasi secara tahunan dapat dijaga dalam kisaran sasaran inflasi nasional pada tahun 2020 yaitu 2-4 persen (yoy)," kata dia.

Selain itu, kebijakan pemerintah memberikan subsidi diskon tiket angkutan udara hingga 50 persen ke 10 (sepuluh) destinasi pariwisata di Indonesia termasuk Batam dan Tanjungpinang mulai 1 Maret 2020 diperkirakan menahan laju inflasi pada Maret 2020.

Baca juga: BPS: Bawang putih penyebab inflasi Februari 2020
 

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar