Angkat lingkungan alam, Abdul Idol rilis lagu baru Up to the Sky

Angkat lingkungan alam, Abdul Idol rilis lagu baru Up to the Sky

Abdul Idol sedang menanam pohon pada kegiatan Program Candi Sadar Lingkungan (Candi Darling) di kawasan kompleks percandian Gedongsongo di lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020). (ANTARA/Andi J/HO-DTFL)

Ungaran, Jateng (ANTARA) - Penyanyi Ahmad Abdul atau lebih akrab disapa "Abdul Idol" mengusung tema lingkungan alam dalam single terbarunya yang berjudul Up to the Sky.

"Kebetulan video klipnya memang mengangkat tema lingkungan banget dan itu proses semuanya di Bali. Ada pegunungan, water fall (air terjun), dan harapannya juga bisa menunjukkan keindahan Indonesia, salah satunya diwakilkan oleh Bali," katanya di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat.

Pada Kamis (5/3), Abdul Idol bersama sebanyak 250 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Tanah Air ikut menanam pohon pada kegiatan yang digagas Djarum Foundation melalui Djarum Trees For Life (DTFL) bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah melalui Program Candi Sadar Lingkungan (Candi Darling) di kawasan kompleks percandian Gedongsongo di lereng Gunung Ungaran.

"Harapannya bisa membuat masyarakat lebih sadar bahwa kalau kita bisa menjaga alam dan lingkungan 'kan kita juga yang enak 'ngeliatnya'," kata runner up Indonesian Idol 2018 dari Bali itu.

Ia menjelaskan bahwa single Up to the Sky itu adalah perjuangannya menjadi penyanyi dan juga ingin mengangkat cerita tentang alam.

"Klipnya beda banget, sangat indah. Jadi, tidak perlu ke luar Indonesia, di sini juga indah asal alam tetap dijaga. Jadi juga menyuarakan alam ke banyak orang," katanya.

Baca juga: Didapuk duta lingkungan, Abdul "Idol" tanam pohon di Candi Gedongsongo

Baca juga: Abdul Idol dan kreativitas Instagram Story

 
Abdul Idol saat tampil usai menanam pohon pada kegiatan Program Candi Sadar Lingkungan (Candi Darling) di kawasan kompleks percandian Gedongsongo di lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020). (ANTARA/Andi J/HO-DTFL)


Lagu terbaru itu, kata Abdul, adalah ciptaannya sendiri yang dibantu musisi lainnya seperti Marco Steffiano dari grup musik Barasuara.

Marco adalah musisi dan produser rekaman asal Indonesia lulusan dari Musicians Institute di Los Angeles, California, AS dan juga dikenal sebagai pemain drum grup musik Barasuara serta merupakan pengarah musik dan pemain drum dari penyanyi Raisa.

Abdul menambahkan bahwa dalam lagu baru itu, ia juga dibantu Kamga yang dikenal luas sebagai salah satu personel grup musik Tangga.

"Ceritanya tentang perjuangan aku dari dulu hingga sampai saat ini. Pokoknya semua perjuangan ada di situ dan memang benar-benar mengangkat alam karena memang temanya alam. Alhamdulilah terealisasi dan dirilis tanggal 6 Maret 2020, jadi ditunggu aja," katanya.

Mengenai faktor apa yang membuat Abdul tertarik dalam menyampaikan tema alam, ia menilai musisi Indonesia sudah banyak mengangkat tema cinta dan cinta.

"Aku ingin lebih beda aja, dan kenapa alam? Itu yang menjadi kepedulian banyak orang sekarang karena kalau bukan kita yang 'ngejaga' alam dan lingkungan siapa lagi? Jadi aku ingin mengajak orang banyak lebih menjaga alam," katanya.

Terkait apakah ada dampaknya, Abdul menyebut dari segi musik, khususnya di visual, semakin ketemu daerah yang lingkunganya bagus dan udaranya bagus maka hal itu berpengaruh sekali ke gambar dan itu beda sekali jika pengambilan gambarnya di dengan udara yang tidak terjaga.

Abdul Idol juga dinobatkan menjadi duta lingkungan setelah terlibat dalam aksi penanaman pohon di Candi Gedongsongo itu.

Lagu Up to the Sky adalah single keempat Abdul Idol setelah sebelumnya merilis Coming Home yang juga berisi tentang alam, kemudian Bukan Cintaku bertema semangat untuk hidup dan Tell Me Something.*

Baca juga: Ajak peduli lingkungan, Pertagas tanam 150 bibit pohon di Sidoarjo

Baca juga: Hari Air Internasional diperingati AMPHIBI Sumut dengan tanam pohon

Baca juga: Jasamarga Pandaan-Malang tanam seribu pohon damar di sepanjang tol

Pewarta: Andi Jauhary
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar