Perusahaan Jepang tertarik rekrut tenaga kesehatan dari Sumut

Perusahaan Jepang tertarik rekrut tenaga kesehatan dari Sumut

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (tengah) di Medan, Selasa (10/3/2020), bertemu dengan pengusaha Jepang yang tertarik menggunakan tenaga kesehatan asal Sumut. ANTARA/Evalisa Siregar.

tenaga kerja Indonesia dikenal cukup baik dan Hinode sudah membuktikan
Medan (ANTARA) - Perusahaan Jepang Hinode Medical Welfare Group tertarik untuk bekerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumatera Utara dalam penyediaan tenaga kerja bidang kesehatan.

Manager Hinode Medical Welfare Group, Manami Kimura di Medan, Selasa, mengatakan Jepang saat ini kekurangan tenaga produktif khususnya untuk tenaga kesehatan.

Untuk itu, katanya, perusahaannya tertarik merekrut tenaga kesehatan dari Sumut termasuk melalui kerja sama dengan pihak SMK setempat.

"SDM (sumber daya manusia) tenaga kerja Indonesia dikenal cukup baik dan Hinode sudah membuktikan sehingga berharap banyak lagi pekerja tenaga kesehatan yang bisa direkrut," katanya.

Wakil Ketua Bidang Hubungan Internasional dan Energi Kadin Sumut Syahrian Harahap menyebutkan sebelum diberangkatkan, tenaga kerja magang harus dibekali dengan pengetahuan bahasa Jepang agar pekerja tidak mengalami kendala dan bisa bekerja dengan optimal.

"Kadin Sumut mendukung rencana program kerja sama magang siswa SMK ke Jepang termasuk perekrutan tenaga kerja bidang kesehatan," ujarnya.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyambut baik kerja sama magang SMK ke Jepang.

"Pemprov Sumut memang sedang fokus dalam pengembangan SMK agar semakin banyak tamatan sekolah menengah yang siap kerja," katanya.

Baca juga: Bekerja di Jepang, TKI diminta miliki keterampilan bahasa
Baca juga: BNP2TKI: TKI berpeluang besar berkarir di Ibaraki Jepang
Baca juga: Kemampuan berbahasa jadi syarat penting bekerja di Jepang
Baca juga: Ratusan kader Ansor ikuti seleksi program magang ke Jepang

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Gugus tugas COVID-19 Sumut maksimalkan mobil PCR di zona merah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar