Pemprov-Unmul tingkatkan kerjasama dengan universitas di Australia

Pemprov-Unmul tingkatkan kerjasama  dengan universitas di Australia

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi bersama rombongan bertandang ke Universitas Adelaide (UA) Australia, Selasa (10/3/2020) ANTARA/HO

Kami harapkan ada kerjasama baru antar kedua perguruan tinggi ini
Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama dengan Universitas Mulawarman ( Unmul) Samarinda berencana memperluas kerjasama dengan Universitas Adelaide (UA) Australia dalam rangka peningkatan sumber daya manusia ( SDM).

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi bersama rombongan bertandang ke Universitas Adelaide Australia pada Selasa (10/3).

"Pemprov Kaltim senang atas kerjasama Unmul Samarinda dengan Universitas Adelaid, karena bermanfaat banyak bagi kedua universitas terlebih bagi Pemprov Kaltim,” kata Hadi dihubungi dari Samarinda, Selasa.

Baca juga: NTB-Universitas Negeri Malang jalin kerja sama pendidikan

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Hadi Mulyadi didampingi Profesor Rachmat Soeoed, Profesor Amir Masruhim dan Wakil Dekan Fakultas Pendidikan Unmul Dr Sunardi Mappiasse, staf khusus Gubernur Kaltim Prof Heflin Frinces, Kepala Dinas Pendidikan Anwar Sanusi, Karo Pembangunan Infrastrutur Lisa Haslina dan Karo Humas HM Syafranuddin.

Wagub Hadi mengungkapkan tujuan kunjungan untuk melakukan koordinasi pelaksanaan kerjasama pendidikan master Unmul dan Adelaide University.

Baca juga: UMSU-USM sepakat lakukan riset bersama

Selain itu, lanjut Hadi pihaknya juga ingin melihat mahasiswa baru dari Kaltim dan pengajar dari Unmul yang telah belajar di Adelaid University.

"Kami harapkan ada kerjasama baru antar kedua perguruan tinggi ini," ungkap Hadi.

Baca juga: TNI AD dan AD Thailand tanda tangan pengaturan kerja sama ke empat

Menurut Hadi pihaknya mendapatkan sambutan hangat dari Wakil Rektor Universitas Adelaide (UA) Australia Prof Jacquelon Lo dan Kepala Bagian Hubungan Internasional Dr I Gusti Darmawan.

Hadi Mulyadi menyebutkan Kaltim merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang luas wilayahnya seperti New Wales.

“Kaltim banyak sumber daya alam, karenanya sejumlah perusahaan pertambangan Australia pernah beroperasi disana. Dengan penduduk sekitar 4 juta orang, tentu banyak hal yang harus dilakukan agar rakyat lebih sejahtera. Terlebih setelah Kaltim bakal menjadi pusat pemerintahan untuk ibukota negara Republik Indonesia,” beber Hadi.

Menurut Hadi, Australia terutama Adelaide sebagai kota pendidikan berhasil dalam peningkatkan SDM.

“Kami berharap kelak, banyak anak-anak Kaltim menempuh pendidikan di Adelaide. Karenanya bisa ditingkatkan melalui program Beasiswa Kaltim Tuntas,” tegas Hadi.

Pewarta: Arumanto
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar