Liga Prancis

Tanpa penonton, Lyon rugi 2 juta euro per laga kandang Ligue 1

Tanpa penonton, Lyon rugi 2 juta euro per laga kandang Ligue 1

Pemain Olympique Lyon Lucas Tousart merayakan gol yang dicetak ke gawang Juventus pada leg pertama 16 besar Liga Champions yang dimainkan di Stadion Groupama, Lyon, Rabu (26/6/2020). (ANTARA/H0/ECOEUR).

Jakarta (ANTARA) - Presiden Lyon Jean Michel Aulas mengonfirmasi klubnya akan kehilangan sekitar 2 juta euro per pertandingan terkait keputusan Pemerintah Prancis yang menyatakan bahwa pertandingan Ligue 1 akan dilakukan secara tertutup atau maksimal hanya disaksikan 1.000 penonton hingga 5 April 2020.

Keputusan tersebut, karena Pemerintah Prancis sedang memerangi wabah COVID-19, kata Jean Michel Aulas saat berbicara dalam BFM Business.

Baca juga: Lucas Tousart senang telah bahagiakan pendukung Lyon

Namun, putusan itu diganti dengan keputusan LFP yang menetapkan aturan bahwa seluruh pertandingan Ligue 1 dan Ligue 2 akan dimainkan secara tertutup tanpa suporter sampai 15 April, dikutip dari getfootballnews.com, Rabu.

Pejabat setempat memutuskan bahwa pertandingan antara Lyon vs Reims harus dimainkan secara tertutup, meski ini menjadi pukulan finansial. Untuk satu kali pertandingan Ligue 1, pendapatan dari penjualan tiket bisa mencapai sekitar 2 juta euro.

Baca juga: Gol semata wayang Tousart amankan kemenangan Lyon atas Juve

Baca juga: Lyon fokus ke Juve, bukan virus corona


Meski demikian, telah dihitung dengan jumlah pertandingan kandang Lyon pada musim ini, baik untuk tim laki-laki maupun tim perempuan pertama, mereka memperkirakan dari penjualan tiket saja, klub merugi sebesar 20 juta euro, jika larangan bertanding tanpa penonton berlaku hingga akhir musim 2019-2020.

Pewarta: Fitri Supratiwi dan Naufal Difaudin
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar