Pedagang Pasar Cibitung akan pindah ke Pasar Induk Modern Cikampek

Pedagang Pasar Cibitung akan pindah ke Pasar Induk Modern Cikampek

Tommy Soeharto (kedua dari kanan) saat konferensi pers tentang pembangunan pasar induk modern di Cikampek, Karawang. (ANTARA/Ali Khumaini)

Para pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang dan Pasar Induk Cibitung akan habis kontraknya pada tahun ini atau tahun depan
Karawang (ANTARA) - Para pedagang di Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang dan Pasar Induk Cibitung Bekasi akan pindah ke Pasar Induk Modern Cikampek, Kabupaten Karawang, Jabar, yang dibangun Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto

"Para pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang dan Pasar Induk Cibitung akan habis kontraknya pada tahun ini atau tahun depan. Mereka akan pindah ke pasar induk modern ini," kata Tommy setelah peletakan batu pertama pembangunan Pasar Induk Modern Berkarya,di Cikampek, Karawang, Rabu.

Baca juga: Tommy Soeharto sumbangkan lahan untuk dibangun terminal di Cikampek

Ia memastikan para pedagang di dua pasar induk tersebut nantinya akan menempati Pasar Induk Modern Cikampek.

Menurut dia, Pasar Induk Modern Cikampek dibangun di lokasinya strategis untuk mengincar pasar dari wilayah Bandung, Jakarta dan Bekasi.

Tommy yang merupakan Komisaris Utama PT Mandalapratama Permai mengatakan meski pasar induk modern baru akan dibangun, tapi hingga kini sudah ada sekitar 2.000 pedagang yang sudah memesan kios.

Baca juga: Tommy Soeharto bangun pasar induk modern di Karawang

"Sudah ada sekitar 2.000 kios yang di-booking. Tapi memang pembangunannya dibagi dua tahap. Tahap pertama untuk mengakomodir 2.500 pedagang. Sisanya tahap berikutnya," kata Tommy.

Pasar induk modern yang akan dibangun itu sendiri seluas sekitar 12 hektare. Di pasar induk modern itu akan tersedia 4.264 kios yang menyediakan berbagai komoditas. Tapi komoditi utamanya ialah sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, daging dan beras.

Di area pasar induk modern itu nantinya akan dibangun rusunawa untuk para pedagang dan para pekerja sehingga mereka tidak harus bolak-balik ke rumahnya.

Baca juga: Sawah banjir, Karawang ajukan permohonan bantuan ke Kementan

Putra Presiden Kedua RI Soeharto ini mengatakan pasar induk yang dibangunnya berkonsep pasar induk modern karena mengusung tema zero waste.

Ia menjamin seluruh sampah yang dihasilkan dari pasar induk itu akan diolah menjadi biogas untuk kebutuhan energi.

"Nantinya, semua limbah organik akan dijadikan biogas sebagai bahan bakar kompor di warung atau restoran di kawasan ini," kata dia.

Baca juga: Bulog siap operasi pasar antisipasi kenaikan harga
 

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Di Bangka, perahu nelayan juga disemprot disinfektan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar