Mix Martial Art

Linda Darrow turun gunung di MMA setelah 22 bulan absen

Linda Darrow turun gunung di MMA setelah 22 bulan absen

Petarung putri Indonesia Linda Darrow (kiri) siap meladeni petarung asal India Priya Saini pada ajang One Pride MMA di Jakarta, 21 Maret 2020. ANTARA/HO/One Pride

Jakarta (ANTARA) - Petarung putri Indonesia Linda Darrow turun gunung di ajang tarung bebas (MMA) setelah 22 bulan absen dan rencananya akan menghadapi petarung India, Priya Saini pada ajang One Pride MMA di Jakarta, 21 Maret.

Linda Darrow, berdasarkan keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Rabu, merupakan petarung Indonesia pertama yang bisa berlatih di UFC Performance Institute Amerika Serikat dan membantu fighter UFC seperti Francis Ngannou dan Kevin Lee mempersiapkan pertarungan mereka.

Baca juga: Petarung putri Indonesia berada dijalur juara dunia One

Hingga saat ini, Linda masih tampil sempurna pada ajang One Pride MMA dengan enam kemenangan dan lima diantaranya diraih dengan KO. Petarung asing yang menjadi korban adalah petarung asal Filipina, Rocel Catalan.

Peluang Linda untuk memperpanjang rekor kemenangan cukup terbuka pada One Pride Fight Night 19 meski calon lawan juga memiliki catatan yang bagus, yaitu meraih tiga kemenangan secara beruntun sejak debut profesionalnya pada Maret 2019.

Priya Saini terakhir bertanding September 2019 dan berhasil menghentikan Monika Kiran dalam 10 detik dengan tendangan kepala. Sesuai dengan julukannya, “Knockout Queen” dikenal sebagai fighter agresif yang siap meledak dengan pukulan dan tendangan yang bertubi-tubi.

Bertanding di Indonesia merupakan pengalaman perdana bagi Priya karena pertama kali unjuk kemampuan di luar India. Meski demikian, dia bertekad memperpanjang rekor kemenangannya.

Baca juga: One Pride lahirkan juara baru setelah Suwardi-Jeka tersungkur

Pada laga lainnya, juara kelas atom One Pride Ade Permana akan kembali mempertahankan sabuk juaranya. Fighter dengan julukan “Mentari Huasong” saat ini juga masih memegang rekor sempurna. Petarung dari Bandung Fighting Club ini terkenal dengan Fight IQ-nya yang tinggi, ia bisa menyesuaikan strategi dan gaya bermain lawannya untuk mendapatkan dominasi total.

Dalam 5 kemenangan yang sudah ia raih, Ade Permana sudah berhadapan dan bisa menghentikan perlawanan berbagai macam fighter mulai dari striker sampai submission wrestler. Pada Fight Night 37, Ade akan mempertahankan sabuk juara untuk kedua kalinya melawan Lipin Sitorus.

Baca juga: Kemenpora: Perkembangan MMA di Indonesia pesat

Lipin “The Pancer” Sitorus sendiri sudah menunjukkan perkembangan tercepat di kelas Atom. Pada debutnya di One Pride, Lipin harus menyerah kalah di ronde kedua terhadap Pipit Priyatin.

Kini ia sudah mengantongi 3 kemenangan berturut-turut, termasuk membalas kekalahannya terhadap Pipit dengan TKO di ronde ketiga. Dengan permainan yang semakin komplit, Ade pun bisa menantang sabuk juara dari divisi termuda One Pride MMA.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar