Stres dan mudah sakit, begini cara mengatasi

Stres dan mudah sakit, begini cara mengatasi

Nena Mawar Sari,S.Psi, Psikolog Cht, Psikolog Klinis Remaja Dewasa di "Denpasar Mental Health Centre". (Antara News Bali/HO-Nena Mawar Sari/)

Denpasar (ANTARA) - Pemberitaan mengenai penyakit Virus Corona (COVID-19) memiliki dampak psikologis tersendiri bagi masyarakat. Selain itu, tuntutan pekerjaan yang banyak, permasalahan hidup sehari-hari serta kemacetan yang terjadi di mana-mana juga merupakan salah satu sumber stres.

Stres yang berkepanjangan dapat menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit degenerative serta menurunnya imun/kekebalan pada tubuh yang berpotensi membuat seseorang menjadi mudah sakit. Banyak orang yang mengabaikan stres, padahal jika ditangani sejak dini stres dapat dikelola dan diatasi.

Baca juga: Psikolog ajak karyawan efektif kelola stres-depresi saat bekerja

Baca juga: IABIE: Cegah virus corona agar tidak jadi teror psikologi massa


Melakukan olah raga rutin juga sama dengan melatih tubuh untuk merespons stres lebih baik, termasuk merespons dalam hal perubahan fungsi dan fisiologis tubuh. Seperti detak jantung menjadi lebih cepat, otot menegang, dan tekanan darah meningkat, maka olah raga dapat menurunkan dan membuat perubahan tersebut menjadi normal kembali.

Telah disebutkan sebelumnya bahwa stres berdampak buruk bagi fungsi tubuh. Stres dapat menimbulkan perubahan fisiologis pada tubuh, seperti detak jantung lebih cepat, peningkatan nafsu makan, dan sebagainya. Dengan melakukan olah raga secara rutin, maka fungsi tubuh yang berubah dan dampak stres juga dapat diatasi.

Olahraga adalah bentuk lain dari 'stres' fisik bagi tubuh. Sederhananya, dengan Anda membiasakan melakukan olah raga maka tubuh belajar beradaptasi dan terbiasa menghadapi 'stres' fisik dengan baik.

Baca juga: Cara hindari stres karena panik hadapi informasi virus corona

Dengan adaptasi tersebut, maka tubuh Anda dapat dengan mudah beradaptasi dan bertahan menghadapi tekanan lainnya. Berbagai macam olah raga dapat membantu menurunkan stres, sehingga Anda tidak harus melakukan olah raga yang berat untuk membuat tubuh rileks.

Olah raga yang mudah dan sederhana dapat Anda lakukan, seperti berjalan, berlari, bersepeda, berenang, dan sebagainya. Namun, yang terpenting adalah melakukannya dengan rutin dan teratur, maka tubuh akan terbiasa dengan hal tersebut.

Cobalah melakukan olah raga yang Anda sukai. Selain akan membuat Anda nyaman ketika melakukannya, mood dan emosi akan lebih mudah terkontrol sehingga stres pun menurun.

Berikut manfaat berolahraga dalam mengatasi stres:

1. Mengurangi ketegangan
Berolah raga selama 30 menit dapat mengalihkan pikiran-pikiran negatif. Lampiaskan semua stres Anda pada alat olahraga, dan rasakan pembersihan yang muncul ketika semuanya dicurahkan.

2. Meningkatkan hormon bahagia
Melakukan aktivitas secara fisik akan melepaskan endorfin, yang bertindak sebagai peningkat suasana hati (mood) alami. Efek dari olah raga teratur pada depresi merupakan obat yang sangat ampuh.

Baca juga: Tips supaya anak tak stres usai mendapat informasi COVID-19

3. Lebih fokus
Endorfin yang diproduksi selama olah  raga juga mempertajam proses mental dan meningkatkan konsentrasi. Menjadi aktif akan mendorong pertumbuhan sel-sel otak baru, yang dapat membantu memerangi stres berkaitan dengan penurunan mental yang banyak dialami oleh orang-orang saat mereka tumbuh dewasa.

4. Meningkatkan kepercayaan diri
Memiliki suasana hati yang baik berarti seseorang memiliki kontrol diri yang efektif Olah raga adalah investasi, tidak hanya dalam menghilangkan stres dan mendapatkan kesehatan yang lebih. Suasana hati yang lebih baik jika dikombinasikan dengan tampilan yang menarik akan memberikan dorongan dalam diri yang meningkatkan rasa percaya diri.

5. Meningkatkan kualitas tidur
Jika Anda memiliki kesulitan tidur di malam hari, ada kemungkinan bahwa penyebab insomnia Anda adalah stres. Stres seringkali membawa pada kesulitan tidur, yang dapat menyebabkan masalah-masalah lainnya, jika tidak ditangani secara cepat. Aktivitas singkat di awal atau tengah hari dapat membantu seseorang kembali ke pola tidur yang normal.

Baca juga: Dokter saraf: Stres bisa memicu serangan migrain

6. Daya tahan tubuh lebih kuat
Stres berdampak sangat kuat pada tubuh, yang secara langsung mempengaruhi fungsi kekebalan tubuh. Stres kronis dapat menghasilkan lebih banyak pilek dan flu, serta umumnya merasa lelah. Berolah raga setiap hari dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat pertahanan yang kuat terhadap penyakit.

​​​​​Dengan menjadikan olah raga sebagai gaya hidup serta dilakukan dengan rutin maka seharusnya stres tidak menjadikan seseorang terpuruk dalam kondisi yang lebih buruk. Lakukan sekarang dan mulailah berolah raga serta atasi stres sekecil apa pun.

*) Penulis adalah Psikolog Klinis Remaja Dewasa di "Denpasar Mental Health Centre".

Baca juga: Peneliti jelaskan hubungan stres dengan uban

Baca juga: Apakah Anda depresi? Waspadai tiga gejala ini

Pewarta: Oleh Nena Mawar Sari,S.Psi, Psikolog Cht *)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

RSJ Sultra siapkan ruang bagi calon kepala daerah gagal

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar