Spesialis paru: Periksakan diri segera kalau ada gejala COVID-19

Spesialis paru: Periksakan diri segera kalau ada gejala COVID-19

Warga berjalan dengan latar depan spanduk bertuliskan COVID-19 di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat, Kamis (12/3/2020) yang mengajak warga agar tidak panik tapi tetap waspada terhadap penyebaranCOVID-19. ANTARA/Asprilla Dwi Adha/aww.

jika sudah merasa tidak nyaman, segeralah periksa
Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, meminta warga yang mengalami gejala-gejala penyakit COVID-19 dan memiliki riwayat berkontak dengan pasien positif atau pernah pergi ke negara dengan kasus COVID-19 lebih baik segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat.

"Apalagi jika ada keluhan dari saluran napasnya seperti nyeri tenggorokan atau batuk. Apalagi kalau disertai dengan sesak, tapi bukan karena asma," kata , Dokter spesialis paru Dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.Erlina ketika ditemui di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Kamis.

Beberapa gejala untuk penyakit yang disebabkan virus corona itu adalah batuk, flu, dan demam untuk gejala awal. Untuk gejala lanjutan pasien bisa mengalami kesulitan dalam bernapas.

Baca juga: Dokter: Karantina mandiri COVID-19 untuk kasus gejala ringan
Baca juga: Kasus corona di Masjid Seri Petaling merupakan klaster baru
Baca juga: 30 kegiatan Maret-April di Jakarta berpotensi ditunda akibat COVID-19


Untuk orang yang diketahui memiliki riwayat pernah melakukan kontak dengan pasien yang sudah positif dinyatakan terinfeksi COVID-19 atau yang pernah berpergian ke negara dengan kasus penyakit itu, Erlina menyarankan untuk langsung memeriksakan diri sesegera mungkin jika memiliki gejala.

"Kalau anda tidak biasa flu lalu tiba-tiba sakit flu berat harus segera (memeriksakan diri). Jangan tunggu sampai beberapa hari, jadi memang tidak ada patokan. Jika sudah merasa tidak nyaman, segeralah periksa," kata spesialis penyakit paru di RSUP Persahabatan itu.

Sebelumnya, Indonesia mencatat ada 34 orang yang dinyatakan positif COVID-19 dengan satu orang warga negara asing dengan sebutan pasien kasus 25 meninggal dunia saat dalam perawatan di sebuah rumah sakit di Bali.

Tiga orang dinyatakan telah sembuh dari penyakit itu pada hari ini yaitu pasien kasus 6, kasus 14 dan kasus 19. Mereka dinyatakan sembuh setelah diperiksa oleh tim dokter dan sampelnya diuji di laboratorium sebanyak dua kali.

Baca juga: Satgas COVID-19, Moeldoko akan kumpulkan praktisi bidang kesehatan
Baca juga: Kementerian PUPR percepat konstruksi fasilitas karantina COVID-19
Baca juga: Pemerintah sebut belum ada opsi "lockdown" dalam menangani COVID-19

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

COVID-19 DKI terkini, pasien sembuh bertambah menjadi 8.036 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar