Jakarta (ANTARA) - Penghentian kompetisi bola basket profesional NBA akibat pandemi virus corona kemungkinan berlangsung sampai paling tidak 30 hari, kata Komisioner NBA Adam Silver seperti dikutip AFP, Jumat.

Dengan demikian NBA berhenti sampai bulan terakhir musim reguler.

"Yang kami putusan hari ini adalah penundaan ini kemungkinan besar paling sedikit 30 hari," kata Silber dalam program "Inside The NBA" pada saluran televisi TNT.

NBA sudah menunda kompetisi ini Rabu setelah center Utah Jazz Rudy Gobert positif tertular COVID-19, yang kemudian diikuti pemain Jazz lainnya, Donovan Mitchell.

Baca juga: Donovan Mitchell dari Utah Jazz positif terkena virus corona

Baca juga: NBA hentikan kompetisi setelah pemain Jazz positif virus corona


Musim reguler dijadwalkan berakhir pada 15 April, sedangkan playoff mulai pada 18 April.

Setelah 30 hari, kata Silver, "pertanyaannya menjadi apakah ada protokol, dengan atau tanpa penonton, di mana kami bisa melanjutkan permainan."

Rabu lalu para pejabat liga berbicara dengan tim-tim NBA guna mendapatkan pandangan mereka mengenai kemungkinan bermain tanpa penonton atau ditunda. Namun semua itu berubah setelah seorang pemain Jazz tertular COVID-19.

Untuk saat ini, para pemain NBA diperintahkan untuk tetap berada di kota tim asal mereka sampai Senin pekan depan.

Baca juga: Cemaskan wabah corona, NBA tunda peluncuran perdana liga basket Afrika

Baca juga: Fans NBA dilarang "high-five" dengan pemain karena khawatir corona

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2020