Pemerintah tekankan tidak ada pasien COVID-19 kabur dari RS

Pemerintah tekankan tidak ada pasien COVID-19 kabur dari RS

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis malam (12/3) (Indra Arief)

Jakarta (ANTARA) -
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona (COVID-19) Achmad Yurianto menekankan tidak ada pasien positif COVID-19, yang kabur dari RS Persahabatan, Jakarta.

"Tanya RS kaburnya kapan. Berapa hari dia kabur. Kabur cuma sehari kok dibilang kabur," ujar Yurianto kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.

Baca juga: 188 ABK Dream World sudah dapat dipulangkan seluruhnya

Yurianto menjelaskan yang sebenarnya terjadi adalah yang bersangkutan belum selesai didiagnosa, kemudian memutuskan untuk pulang terlebih dulu.

Yurianto pun belum menjelaskan lebih detail mengenai pasien yang sebelumnya disebut-sebut kabur dari RS tersebut.

Adapun, jumlah pasien positif COVID-19, di Tanah Air hingga Jumat siang sebanyak 69 orang.

Jumlah ini bertambah sebanyak 35 orang dari total 34 pasien positif COVID-19, yang diumumkan Rabu (11/3) lalu.

Baca juga: Sembilan WNI ABK Diamond Princess di Jepang pulang Jumat malam
Baca juga: PBNU lakukan sosialisasi dan penerapan prosedur antisipasi corona
Baca juga: Total positif COVID-19 di Tanah Air 69 orang, dua di antaranya bayi

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Achmad Yurianto: Vaksin COVID-19 bukan untuk imunisasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar