Harga CPO di Jambi anjlok Rp380 per kilogram

Harga CPO di Jambi anjlok Rp380 per kilogram

Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit yang menjadi primadona petani perkebunan di Jambi.(ANTARA/HO)

Sedangkan hasil yang ditetapkan tim perumus, untuk harga inti sawit juga turun Rp142 dari Rp3.882 menjadi Rp3.740 per kilogram...
Jambi (ANTARA) - Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Provinsi Jambi pada periode 13-19 Maret 2020, mengalami penurunan cukup signifikan sebesar Rp380 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya yakni dari Rp7.424 menjadi Rp7.044 per kilogram.

"Sedangkan hasil yang ditetapkan tim perumus, untuk harga inti sawit juga turun Rp142 dari Rp3.882 menjadi Rp3.740 per kilogram, sedangkan Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit pada periode kali ini juga turun Rp81 dari Rp1.306 menjadi Rp1.215 per kilogram," kata Pejabat Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Jambi, Putri Rainun, di Jambi, Sabtu.

Sedangkan untuk harga CPO, inti sawit dan TBS sawit beberapa waktu sempat naik namun pada dua periode kali ini terjadi penurunan berdasarkan hasil keputusan dari kesepakatan tim perumus harga CPO di Jambi bersama para petani, perusahaan perkebunan sawit, serta pihak terkait.

Baca juga: Kadin minta antisipasi harga CPO turun dampak harga minyak anjlok

Berikut selengkapnya, harga TBS untuk usia tanam 3 tahun yang ditetapkan untuk periode kali ini adalah Rp1.215 per kilogram, usia tanam 4 tahun Rp1.288 per kilogram, usia tanam 5 tahun Rp1.348 per kilogram, usia tanam 6 tahun Rp1.405 per kilogram, dan usia tanam 7 tahun Rp1.440 per kilogram.

Kemudian untuk usia tanam 8 tahun senilai Rp1.470 per kilogram, usia tanam 9 tahun Rp1.499 per kilogram, usia tanam 10 sampai dengan 20 tahun Rp1.544 per kilogram, usia 21 hingga 24 tahun Rp1.497 per kilogram dan di atas 25 tahun Rp1.424 per kilogram.

Penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit merupakan kesepakatan tim perumus dalam satu rapat dihadiri para pengusaha, koperasi, dan kelompok tani sawit setempat dan berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian dan Peraturan Gubernur.

Baca juga: Harga minyak "rebound", setelah catat kerugian terbesar sejak 2008



 

Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kontribusi positif sawit Riau di masa pandemi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar