Srikandi Cup

Virus corona menyebar, Srikandi Cup 2020 dihentikan sementara

Virus corona menyebar, Srikandi Cup 2020 dihentikan sementara

Pebasket GMC Cirebon Anjelin Rosmika Simanjuntak (kedua kanan) berusaha mengendalikan bola dalam laga lanjutan Srikandi Cup Seri II Jakarta melawan Tanago Friesian Jakarta di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Kamis (13/2/2020). (ANTARA/HO-Srikandi Cup)

Keselamatan dan kesehatan penonton, pemain, dan staf pendukung kompetisi Srikandi merupakan prioritas yang paling utama
Jakarta (ANTARA) - Panitia penyelenggara Srikandi Cup 2020 memutuskan menghentikan sementara kompetisi bola basket putri nasional tersebut mempertimbangkan eskalasi penyebaran virus COVID-19 di Indonesia.

"Kompetisi bola basket putri Srikandi melalui surat ini memutuskan untuk memberlakukan penundaan sementara kegiatan musim 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan," demikian pernyataan resmi Koordinator Srikandi Cup Deddy Setiawan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

"Keselamatan dan kesehatan penonton, pemain, dan staf pendukung kompetisi Srikandi merupakan prioritas yang paling utama," tulis pernyataan yang sama.

Baca juga: IBL 2020 dihentikan sementara antisipasi penyebaran COVID-19

Srikandi Cup 2020 sedianya menyisakan tiga seri lagi untuk dijalani yakni Seri III Makassar pada 17-22 Maret, Seri IV Semarang (7-12 April) dan Final Four yang juga digelar di Semarang pada 22-26 April.

Srikandi Cup jadi kompetisi bola basket nasional kedua yang penyelenggaraannya dihentikan sementara setelah sebelumnya di sektor putra Liga Bola Basket Indonesia (IBL) juga ditunda pada Jumat (13/3).

Sejumlah kompetisi olahraga nasional lain seperti Liga 1 dan Liga 2 juga baru saja diumumkan dihentikan sementara oleh penyelenggara.

Hingga Sabtu sore Indonesia menyatakan sudah ada 96 kasus orang positif tertular COVID-19 dan lima di antaranya meninggal dunia.

Yang terbaru Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga dinyatakan positif tertular COVID-19.

Baca juga: Liga 1 dan Liga 2 dihentikan sementara sebagai imbas Covid-19

Baca juga: Menhub Budi Karya Sumadi positif COVID-19

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah jadi 96

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar