Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin memanfaatkan penggunaan alat teknologi dalam bekerja seperti melakukan telekonferensi dalam mengkoordinasikan tugas-tugas kenegaraan, guna meminimalkan kontak fisik dengan orang lain untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, mengatakan agenda Wapres Ma'ruf hari ini antara lain mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri, serta melakukan wawancara dengan salah satu media daring nasional.

"Hari ini ada ratas tapi teleconference, juga ada jadwal wawancara, sementara untuk pertemuan-pertemuan dengan tamu memang dibatasi," kata Masduki kepada Antara di Jakarta, Senin.

Baca juga: Wapres imbau masyarakat tingkatkan kewaspadaan dan jaga kesehatan

Terkait penyebaran COVID-19, Presiden Joko Widodo meminta seluruh masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan membatasi pertemuan fisik dengan orang asing sebagai salah satu cara untuk mencegah virus tersebut menyebarluas.

Presiden juga telah memerintahkan kepada Menteri Kesehatan dan kementerian terkait untuk meningkatkan langkah-langkah ekstra penanganan global.

"Yang paling penting social distancing, bagaimana kita menjaga jarak. Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, beribadah di rumah, kata Presiden Jokowi.

Meskipun beberapa negara melakukan penguncian diri atau lockdown, Presiden mengatakan dirinya belum memberlakukan kebijakan tersebut sebagai upaya lebih efektif mencegah penyebaran COVID-19.

Baca juga: Wapres Ma'ruf nilai belum perlu "lockdown" di Indonesia

Baca juga: Wapres Ma'ruf minta pendakwah turut redakan kepanikan Covid-19


Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Joko Susilo
Copyright © ANTARA 2020