Stasiun Kereta Api Medan disemprot disinfektan

Stasiun Kereta Api Medan disemprot disinfektan

Petugas saat melakukan sterilisasi kereta api dengan menyemprot disinfektan di Stasiun Medan, Sumatera Utara, Senin (16/3/2020) sore. ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus

sudah dua bulan kita melakukan antisipasi
Medan (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional 1 Sumatera Utara melakukan sterilisasi fasilitas kereta api dengan menyemprot disinfektan di Stasiun Medan, Sumatera Utara, Senin sore untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

"Hari ini kita menyemprot disinfektan atau antivirus, untuk seluruh stasiun kita baik stasiun atas dan bawah dan stasiun railink. Semua ruangan dan toilet yang kemungkinan besar indikasi virus-virus," kata Kepala Devisi Regional 1 Sumatera Utara, Daniel Johannes Hutabarat.

Selain penyemprotan disinfektan kata Deniel juga dilakukan fogging (pengasapan) dan juga pengecekan suhu tubuh penumpang.

Baca juga: KAI Cirebon periksa suhu calon penumpang antisipasi penyebaran corona
Baca juga: KAI Sumut siagakan petugas pemeriksaan kesehatan calon penumpang


"Sudah dua bulan kita melakukan antisipasi, seperti membagikan masker dan juga hand sanitizer. Kita juga sudah menyediakan wastafel dan sabun untuk mencuci tangan. Kita juga sudah sosialisasikan dengan mencuci tangan kita bisa mencegah virus corona," ujarnya.
Petugas saat melakukan sterilisasi kereta api dengan menyemprot disinfektan di Stasiun Medan, Sumatera Utara, Senin sore. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Pantauan ANTARA di lokasi, hingga sore ini petugas masih melakukan penyemprotan di beberapa area seperti area perkantoran, loket, lorong penyebrangan, area parkir hingga toilet.

Selain itu juga area yang sering disentuh penumpang atau pekerja, seperti kursi, pegangan pintu dan alat kerja.

Baca juga: KAI telah siapkan pencegahan virus corona di KRL Bogor-Jakarta Kota
Baca juga: KAI larang penumpang bersuhu badan tinggi ikut perjalanan
Baca juga: Operasikan "Rail Clinic", KAI Daop Madiun peduli pencegahan COVID-19

 

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar