Banjir kembali sergap Kramat Jati akibat intensitas hujan

Banjir kembali sergap Kramat Jati akibat intensitas hujan

Banjir merendam jalan di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (16/3/2020). Pihak kecematan setempat menyebutkan banjir terjadi akibat intensitas hujan sejak sore hari. (ANTARA/HO-Kelurahan Tengah).

Situasi ini terjadi sejak sore karena intensitas hujan yang tinggi
Jakarta (ANTARA) - Banjir dilaporkan kembali menyergap sejumlah rumah penduduk di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin malam, karena intensitas hujan tinggi.

Camat Kramat Jati Eka Darmawan mengatakan banjir mulai merendam wilayah RW01, RW02, RW03, RW04, RW05, RW06, RW07, RW09, dan RW10 dengan ketinggian air 10-50 sentimeter.

"Situasi ini terjadi sejak sore karena intensitas hujan yang tinggi," katanya di Jakarta.

Eka mengatakan bahwa banjir merendam kawasan tersebut perlahan surut, salah satunya di RW05.

Baca juga: Penggugat banjir Jakarta bertambah, kerugian mencapai Rp60,9 miliar
Baca juga: 60 warga Cibubur terdampak banjir akibat tanggul Kali Cipinang bocor


"RW 05 kompleks Bulak Rantai mulai surut," katanya.

Eka mengatakan warga yang terkena banjir belum memilih untuk mengungsi ke lokasi yang aman.

"Hampir semua surut hanya tinggal di depan kelurahan kira-kira 20 sentimeter. Sebentar lagi juga surut," katanya.

Banjir di wilayah Kramat Jati sebelumnya terjadi pada awal Januari dan Februari 2020.

Baca juga: Banjir masih rendam sembilan kawasan di Jaktim
Baca juga: Drainase di Jakarta tak siap hadapi hujan ekstrem

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Banjir rob landa Penjaringan Jakarta Utara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar