Pertamina Jateng pastikan stok BBM dan LPG aman

Pertamina Jateng pastikan stok BBM dan LPG aman

Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan warga di SPBU Rest Area KM 429 Tol Semarang-Solo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). PT Pertamina (Persero) MOR IV wilayah Jateng DIY menjamin ketersediaan BBM di areanya selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 dengan menambah stok 10 persen dari stok biasanya sebanyak 3.674 metrik ton (MT). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Saat ini kondisi stok di seluruh Fuel Terminal dalam keadaan aman dan penyaluran harian BBM di Jawa Tengah untuk Gasoline yaitu 13.500 KL dan Gasoil 6.300 KL. ....
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region IV wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan ketahanan stok dan penyaluran bahan bakar minyak serta LPG di Jawa Tengah berlangsung normal dan aman.

Kepastian itu disampaikan menyikapi arahan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang menginstruksikan untuk meliburkan anak sekolah serta beberapa instansi BUMN maupun swasta yang juga memberikan instruksi kepada pegawai untuk “Work From Home” (WFH) selama dua pekan ke depan karena ada wabah COVID-19.

Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR IV, Anna Yudhiastuti dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Selasa, mengatakan pelayanan BBM dan LPG di Jawa Tengah didukung oleh 6 (enam) Fuel Terminal yaitu Integrated Terminal Semarang (Pengapon), Fuel Terminal Boyolali, Maos, Cilacap, Tegal dan Lomanis.

“Saat ini kondisi stok di seluruh Fuel Terminal dalam keadaan aman dan penyaluran harian BBM di Jawa Tengah untuk Gasoline yaitu 13.500 KL dan Gasoil 6.300 KL. Sedangkan penyaluran harian LPG di Jawa Tengah berada di angka 3.447 Metric Ton (MT) per hari”, ungkap Anna.

Baca juga: Pertamina pastikan pasokan BBM dan elpiji di daerah

Khusus untuk LPG, Anna menambahkan, Pertamina akan terus memantau kebutuhan masyarakat mengingat selama dua pekan kedepan anak sekolah diliburkan serta beberapa instansi, BUMN dan swasta menjalani work from home (WFH). Apabila ada kenaikan permintaan LPG di masyarakat maka Pertamina akan menyiapkan penambahan pasokan.

“Stok LPG di SPPBE dan Depot LPG kami saat ini dalam kondisi aman sehingga apabila di beberapa hari kedepan dibutuhkan penambahan secara fakultatif, kami siap. Kami juga menghimbau bagi masyarakat yang mampu tetap menggunakan LPG non subsidi yaitu varian bright gas. LPG 3 kg bersubsidi hanya bagi kalangan miskin atau tidak mampu”, tambah Anna.

Pertamina melalui Marketing Operation Region IV di Jawa Tengah melayani penyaluran BBM melalui 770 SPBU serta LPG melalui 529 Agen, 41.450 pangkalan LPG PSO dan 3.600 outlet LPG Non PSO yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. Sebagai Badan Usaha Milik Negara, PT Pertamina (Persero) senantiasa akan memberikan informasi terkait penyaluran BBM, LPG, petrokimia serta produk Pertamina lainnya melalui berbagai platform media digital maupun konvensional.
Baca juga: Pertamina utamakan pelayanan pelanggan dan waspadai corona

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

RS Pertamina Jaya resmi jadi RS rujukan COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar