Wali Kota Metro akan berikan sanksi tegas ASN keluyuran

Wali Kota Metro akan berikan sanksi tegas ASN keluyuran

Wali Kota Metro Achmad Pairin menyampaikan sambutan apel Satgas COVID 19 di Kota Metro, Rabu (18/3/2020). ANTARA/Hendra Kurniawan

Satgas COVID-19 tersebut gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan juga tim kesehatan. Ada lima tim yang keliling, selain razia ada yang sosialisasi ke masyarakat
Metro,Lampung (ANTARA) - Wali Kota Metro Achmad Pairin menyatakan akan menindak tegas aparatur sipil negara (ASN) di pemerintah daerah setempat jika kedapatan keluyuran tanpa izin dari satuan kerjanya.

"Ini kita bentuk tim untuk melakukan sosialisasi terkait COVID-19 sekaligus mengevaluasi kebijakan pemerintah soal libur bagi anak sekolah dan ASN," kata dia usai apel Satuan Tugas COVID 19 di Metro, Lampung, Rabu.

Pemerintah, kata dia, membuat kebijakan agar ASN bekerja di rumah untuk mengurangi risiko penyebaran COVID 19, namun bukan berarti ASN tersebut keluyuran atau bahkan malah liburan.

Baca juga: Pemkot Metro terapkan kerja di rumah bagi ASN

Baca juga: Pemkot Metro liburkan siswa SD dan SMP

Baca juga: Kondisi pasien isolasi di RSUD A Yani Metro membaik


"Jadi kalau ada ASN yang keluyuran akan kami berikan sanksi yang tegas," katanya.

Dia menjelaskan satgas itu juga untuk menjaring siswa (SD) dan SMP yang juga keluyuran saat libur dan bukannya belajar di rumah masing-masing.

Pairin menambahkan selain untuk menjaring siswa dan ASN yang keluyuran, Satgas COVID-19 juga untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang cara menghindari penyebaran virus tersebut.

"Satgas COVID-19 tersebut gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan juga tim kesehatan. Ada lima tim yang keliling, selain razia ada yang sosialisasi ke masyarakat," tambahnya.

Pewarta: Hisar Sitanggang/Hendra Kurniawan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polda Metro Jaya ungkap selundupan sabu di dalam shockbreaker mobil

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar