Setiap 10 menit, satu orang meninggal di Iran karena COVID-19

Setiap 10 menit, satu orang meninggal di Iran karena COVID-19

Seorang wanita Iran, dengan mengenakan masker setelah wabah virus corona melanda, berjalan sambil berbicara di telepon, di Teheran, Iran, Kamis (5/3/2020). WANA (West Asia News Agency)/Nazanin Tabatabaee via REUTERS (VIA REUTERS/WANA NEWS AGENCY)

setiap 10 menit satu orang meninggal karena virus corona dan setiap satu jam sekitar 50 orang tertular virus tersebut di Iran
Dubai (ANTARA) - Virus corona baru, COVID-19, membunuh satu orang setiap 10 menit di Iran, kata kementerian kesehatan, Kamis (19/3), sementara jumlah total kematian di negara itu naik menjadi 1.284.

"Berdasarkan informasi kami, setiap 10 menit satu orang meninggal karena virus corona dan setiap satu jam sekitar 50 orang tertular virus tersebut di Iran," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur, di Twitter.

Wakil Menteri Kesehatan Iran Alireza Raisi mengatakan jumlah pengidap COVID-19 di Republik Islam itu sudah mencapai 18.407 orang.

Pemerintah telah memerintahkan agar sekolah-sekolah dan universitas ditutup serta acara olahraga, kebudayaan dan agama dilarang digelar. Iran juga telah menutup empat tempat suci Syiah.

Virus corona juga mengganggu perayaan Tahun Baru Nowruz, yang dimulai pada Jumat, di Iran. Pihak berwenang telah meminta masyarakat untuk tinggal di rumah dan tidak bepergian selama masa liburan untuk membantu menahan penyebaran COVID-19.

"Dengan 149 kematian baru dalam 24 jam terakhir ini, total jumlah kematian karena virus itu sudah mencapai 1.284. Celakanya, ada 1.046 kasus baru infeksi sejak kemarin," kata Raisi dalam siaran di stasiun televisi negara.

Kepala badan energi nuklir Iran Ali Akbar Salehi mengatakan kepada stasiun televisi negara pada Kamis bahwa perayaan tahunan program nuklir Iran bulan depan tidak akan diadakan karena wabah virus corona.

Sumber: Reuters

Baca juga: Menlu Zarif yakin Iran mampu atasi virus corona di tengah sanksi AS

Baca juga: Atasi corona, Menlu Iran desak dunia untuk lawan unilateralisme AS

Baca juga: Iran bebaskan sementara 85 ribu tahanan di tengah kekhawatiran corona

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mengatasi pandemi COVID-19 tetap berlandaskan Pancasila

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar