LTMPT belum putuskan penundaan jadwal UTBK

LTMPT belum putuskan penundaan jadwal UTBK

Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019 di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (13/4/2019). Berdasarkan data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), jumlah peserta UTBK 2019 gelombang pertama di Indonesia sekitar 698.505 peserta. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww.

Belum diputuskan apakah nanti UTBK ditunda atau tidak
Jakarta (ANTARA) - Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Budi Prasetyo mengatakan belum memutuskan untuk melakukan penundaan jadwal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) setelah pandemi COVID-19 terjadi. 

"Belum diputuskan apakah nanti UTBK ditunda atau tidak," kata Budi saat dihubungi dari Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan masih akan melakukan rapat apakah nanti UTBK tahap pertama akan ditunda atau tidak. Hal itu bertujuan untuk menghindari terjadinya penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

UTBK yang menjadi syarat utama mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan diselenggarakan pada 20–26 April 2020. Setiap hari terdapat dua sesi, yaitu pagi dan siang sehingga total terdapat 14 sesi.

Sebelumnya, LTMPT mengundur pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dari 4 April diundur menjadi 8 April 2020. SNMPTN merupakan seleksi masuk perguruan tinggi negeri dengan menggunakan nilai rapor.

Baca juga: Universitas Brawijaya siapkan 2000 unit komputer untuk SBMPTN
Baca juga: ISI Denpasar jadi penyelenggara pusat UTBK dalam SBMPTN 2020


Penundaan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 08/SE LTMPT/2020 tertanggal 10 Maret 2020. Penundaan tersebut dilakukan untuk memberikan waktu bagi tim LTMPT dalam mengolah data yang masuk.

Sejumlah pertimbangan dalam penundaan tersebut yakni pengisian data nomor pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dilaksanakan pada 2 hingga 31 Maret 2020.

Kemudian finalisasi dan cetak kartu tanda peserta SNMPTN, bagi siswa yang baru sampai tahap memilih program studi, dilaksanakan pada 2 hingga 31 Maret 2020.

Selanjutnya, pendaftaran SNMPTN bagi siswa yang layak mengajukan KIP Kuliah dan belum pernah mendaftar, dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 31 Maret 2020.

"Untuk pengumuman SNMPTN dikarenakan mengakomodasi siswa yang mendaftar KIP Kuliah. Perlu proses, sehingga pengumuman menjadi mundur," kata Guru Besar Universitas Gadjah Mada itu.

Baca juga: Enam kampus pariwisata di Indonesia siap terima 3.160 mahasiswa baru
Baca juga: LTMPT: UTBK belum pasti diselenggarakan lagi tahun ini

Pewarta: Indriani
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar